Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Robert Kubica Akan Tetap Berada di Kejuaraan Ketahanan Dunia 2026

    February 9, 2026

    Tim Reformasi Polri Bersiap Menghadap Presiden dalam Waktu Dekat

    February 9, 2026

    Bank Bangkrut di RI 2026 Bertambah Lagi, Ini Daftarnya : Okezone Economy

    February 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Koalisi Sipil Datangi DPD Lapor Dugaan Pelanggaran HAM di Papua

    Koalisi Sipil Datangi DPD Lapor Dugaan Pelanggaran HAM di Papua

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 9, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menerima audiensi sejumlah organisasi masyarakat sipil yang melaporkan sejumlah dugaan pelanggaran HAM di Papua.

    Audiensi diterima Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai dan senator asal Papua Barat, Filep Wamafma.

    Sementara, beberapa organisasi yang hadir pada kesempatan itu yakni, Amnesty International (AI), Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP), YLBHI, KontraS, PGI, hingga Koalisi Solidaritas Papua.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    “Jadi hari ini kami Amnesty International bersama sejumlah warga dari Papua, menyampaikan sejumlah pelanggaran HAM yang terjadi belakangan ini,” kata Direktur AI Indonesia, Usman Hamid usai audiensi di kompleks parlemen, Senin (9/2).

    Usman terutama melaporkan sejumlah kasus dugaan pelanggaran HAM, mulai dari di Papua Pegunungan, Kabupaten Nduga, Lanny Jaya, hingga Yahukimo.





    Secara spesifik, koalisi sipil menyoroti operasi pengerahan aparat, penggunaan helikopter, hingga dugaan penembakan yang menewaskan seorang anak 7 tahun di Distrik Gearek, Kabupuaten Nduga pada Desember 2025 lalu.

    “Kami mendesak pemerintah agar ada proses hukum yang transparan, terbuka dan penyelesaian terhadap pelanggaran HAM di Papua,” kata Usman.

    Koalisi, lanjut dia, mengaku prihatin dengan pengerahan aparat yang terus bertambah di Papua, yang tidak didahului dengan keputusan politik di DPR. Menurut Usman, revisi UU TNI membuat pengerahan aparat di Papua kini kian tak terkendali.

    Sementara, Direktur Eksekutif YKMPP, Theo Hasegem mengatakan kehadirannya ke DPD untuk mengadukan sejumlah kasus dugaan pelanggaran HAM di Papua.

    Saat ini, kata Theo, sejumlah masyarakat masih mengungsi dan tinggal di hutan tanpa bantuan dari pemerintah. Dia mendesak pemerintah segera mengambil langkah cepat untuk menyelesaikan masalah tersebut.

    “Oleh karena itu, ini menjadi atensi betul bagaimana proses penyelesaian proses pelanggaran HAM di Papua itu bisa diselesaikan dan saya berharap bahwa ini ada perhatian full dari pemerintah,” ujar Theo.

    Wakil Ketua DPD RI, Yorrys Raweyai mengakui bahwa penyelesaian konflik di Papua selama ini hanya jalan di tempat. Sejak terlibat dan mendampingi isu Papua mulai 90an, Yorrys menyebut pemerintah belum mengambil langkah konkret.

    “Dari awal sampai sekarang ini masalahnya itu-itu saja dan belum ada titik temu yang konkret,” ujar dia.

    Di era Presiden Joko Widodo, kata Yorrys, meski isu penyelesaian konflik Papua kian diberikan akses yang luas, namun konfliknya tak kunjung reda. Bahkan, dia mengaku kesulitan untuk bertemu Jokowi selama 10 tahun menjadi Presiden.

    “Selama 10 tahun kita minta waktu, tidak pernah, sampai beliau mengakhiri masa jabatan beliau,” katanya.

    Di sisi lain, Yorrys menyebut isu HAM di era Jokowi juga tak kunjung selesai. Padahal, ia menjadi satu-satunya Presiden yang 17 kali berkunjung ke Papua.

    “Pra dan pasca beliau datang ke Papua, eskalasi kekerasan tinggi terus dan akhir-akhirnya sampai dengan Amnesty kan yang memberikan ekspose di periode beliau bahwa angka pelanggaran HAM terbesar ada di Papua,” ujarnya. 

    (thr/wis)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Tim Reformasi Polri Bersiap Menghadap Presiden dalam Waktu Dekat

    February 9, 2026

    Ramai Kasus BPKB Palsu, Ini 7 Cara Membedakan BPKB Asli atau Palsu Saat Beli Motor Bekas

    February 9, 2026

    TNI Mulai Siapkan Pasukan Perdamaian untuk Gaza

    February 9, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Robert Kubica Akan Tetap Berada di Kejuaraan Ketahanan Dunia 2026

    Berita Olahraga February 9, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita WEC: AF Corse telah mengumumkan bahwa Robert Kubica akan tetap berada di tim…

    Tim Reformasi Polri Bersiap Menghadap Presiden dalam Waktu Dekat

    February 9, 2026

    Bank Bangkrut di RI 2026 Bertambah Lagi, Ini Daftarnya : Okezone Economy

    February 9, 2026

    25 Peserta Pesta Seks Gay Siwalan Party di Surabaya Mulai Disidang

    February 9, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Robert Kubica Akan Tetap Berada di Kejuaraan Ketahanan Dunia 2026

    February 9, 2026

    Tim Reformasi Polri Bersiap Menghadap Presiden dalam Waktu Dekat

    February 9, 2026

    Bank Bangkrut di RI 2026 Bertambah Lagi, Ini Daftarnya : Okezone Economy

    February 9, 2026

    25 Peserta Pesta Seks Gay Siwalan Party di Surabaya Mulai Disidang

    February 9, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.