Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    PSG Bantai Marseille 5-0: Luis Enrique Puji Atmosfer Parc des Princes

    February 9, 2026

    KPK Telusuri Aset Ridwan Kamil hingga Luar Negeri

    February 9, 2026

    IHSG Hari Ini Dibuka Menguat ke Level 7.954 : Okezone Economy

    February 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Pasar Modal Indonesia “Seksi” tapi Berisiko

    Pasar Modal Indonesia “Seksi” tapi Berisiko

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 9, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Dalam sebuah wawancara di program Don Cast Nusantara TV, Gema yang juga merupakan Penasihat Founder dan CEO Astronacci International sekaligus mantan Penasihat Senior di Kantor Staf Presiden (KSP), menyebut bahwa Indonesia sebenarnya memiliki fundamental yang sangat kuat, namun terganjal oleh masalah likuiditas dan tata kelola.


    Menurut Gema, secara historis, Indonesia adalah “primadona” di kawasan regional. Sejak tahun 2010, kinerja emiten dan pertumbuhan ekonomi Indonesia secara konsisten melampaui negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand.

    “Pasar modal Indonesia adalah yang terbaik di Asia Tenggara. Dari segi earnings, model bisnis, hingga kemampuan bangkit dari krisis seperti Covid-19, kita selalu bisa mencetak all-time high,” ujar Gema, dikutip redaksi di Jakarta, Senin 9 Februari 2026. 



    Gema juga menegaskan bahwa secara fundamental, pasar Indonesia sangat menarik dan “seksi” di mata dunia. 

    Namun begitu, ia menyoroti fakta pahit bahwa skala pasar modal Indonesia masih sangat kecil di mata investor global. Ia menceritakan pengalamannya saat melayani hedge fund asal Amerika Serikat (AS) yang memiliki dana kelolaan raksasa.

    “Emiten dengan kapitalisasi terbesar di Indonesia, seperti Astra International atau Gudang Garam, itu bagi mereka masih dianggap small cap (saham kapitalisasi kecil),” ungkapnya. 

    Hal ini menjadi tantangan besar ketika investor institusi besar ingin menyuntikkan dana dalam jumlah jumbo, misalnya Rp50 triliun, karena keterbatasan pilihan aset yang tersedia.

    Namun, masalah utama yang membuat investor asing ragu bukan sekadar ukuran pasar, melainkan kepastian untuk keluar dari pasar (exit strategy). Gema menekankan bahwa transparansi dan likuiditas adalah kunci kepercayaan investor.

    “Investor besar takut satu hal: Masuk bisa, tapi keluar tidak bisa,” tegas pria yang merupakan satu-satunya penyandang gelar Master Financial Technical Analyst (MFTA) di Indonesia tersebut.

    Gema menilai, ketika likuiditas tiba-tiba hilang dan transparansi menguap saat investor sudah menanamkan modal besar, hal tersebut dipandang negatif oleh dunia internasional.

    “Dari sudut pandang investor global, itu dianggap sebagai perampokan finansial. Mereka membawa kapital besar, tapi tidak mendapatkan kepastian likuiditas dan perlindungan pasar yang sehat,” tambah Gema.

    Sosok yang juga aktif sebagai pilot instruktur ini berharap pemerintah dan regulator dapat membenahi tata kelola bursa demi menjaga integritas pasar. Baginya, ekonomi dan kepercayaan investor adalah pilar yang tidak bisa dipisahkan jika Indonesia ingin benar-benar menjadi pemain besar di kancah global.

    Gema pun menyatakan ambisinya untuk terus menginspirasi melalui dua dunia yang ia tekuni: ekonomi dan penerbangan. “Jiwa saya selalu di langit, tapi saya tidak mungkin menjadi aviator tanpa modal dari pasar modal,” pungkasnya.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    KPK Telusuri Aset Ridwan Kamil hingga Luar Negeri

    February 9, 2026

    Transaksi Harian BEI Merosot Tajam 43 Persen, Investor Mulai “Wait and See”

    February 9, 2026

    Antonio Jose Seguro Menang Pilpres Portugal

    February 9, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    PSG Bantai Marseille 5-0: Luis Enrique Puji Atmosfer Parc des Princes

    Berita Olahraga February 9, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Prancis: Manajer Paris Saint-Germain, Luis Enrique, memuji penampilan impresif para pemainnya dan…

    KPK Telusuri Aset Ridwan Kamil hingga Luar Negeri

    February 9, 2026

    IHSG Hari Ini Dibuka Menguat ke Level 7.954 : Okezone Economy

    February 9, 2026

    Joan Laporta Nilai Superleague Tidak Ada Manfaat

    February 9, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    PSG Bantai Marseille 5-0: Luis Enrique Puji Atmosfer Parc des Princes

    February 9, 2026

    KPK Telusuri Aset Ridwan Kamil hingga Luar Negeri

    February 9, 2026

    IHSG Hari Ini Dibuka Menguat ke Level 7.954 : Okezone Economy

    February 9, 2026

    Joan Laporta Nilai Superleague Tidak Ada Manfaat

    February 9, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.