Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Slovenia Pertahankan Emas Ski Jumping Beregu Campuran di Olimpiade 2026

    February 11, 2026

    Prabowo Luncurkan Program Gentengisasi, Ini Sejarah Genteng di Dunia

    February 11, 2026

    Viral! Pria Bertopeng Bongkar “Mata Kucing” di Underpass Cawang, Polisi Buru Pelaku : Okezone News

    February 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Guru Madrasah Minta Kesempatan P3K seperti Staf MBG

    Guru Madrasah Minta Kesempatan P3K seperti Staf MBG

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 11, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Ketua Umum Pimpinan Pusat Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia, Yaya Ropandi menekankan aspirasi tersebut berangkat dari persoalan keadilan kebijakan, khususnya bagi guru madrasah swasta yang telah mengabdi puluhan tahun.


    Yaya menjelaskan bahwa alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN dan APBD belum sepenuhnya menyentuh guru madrasah di daerah. 

    “Pendidikan ini adalah amanah konstitusi. Di undang-undang dasar dikatakan bahwa alokasi dana pendidikan, baik itu APBN maupun APBD adalah 20 persen,” jelas Yaya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 11 Februari 2026.



    Lanjut dia, stigma kelembagaan membuat guru madrasah dianggap berada di bawah organisasi vertikal, sehingga tidak tersentuh APBD provinsi maupun kabupaten.

    Yaya menegaskan PGM Indonesia tetap mendukung MBG karena manfaatnya langsung dirasakan peserta didik. Namun, ia mengkritisi perbedaan perlakuan kebijakan terkait pengangkatan P3K. 

    “Saya mendukung program MBG karena yang diberikan jaminan kesehatan makanan itu adalah siswa-siswa kami,” ujarnya.

    “SPPG itu adalah lembaga swasta menyiapkan makanan. Tetapi karyawannya cepat benar diangkat P3K, sementara kami yang sudah 20 tahun mendidik anak bangsa sama-sama swasta kok tidak diturunkan untuk diangkat menjadi P3K,” ungkapnya.

    Menurut data PGM, jumlah guru madrasah di Indonesia mencapai sekitar 900 ribu orang, dengan sekitar 600 ribu di antaranya masih berstatus swasta.

    Yaya menyebut sebagian telah mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG), namun peluang pengangkatan afirmatif dinilai masih tertutup. 

    Ia berharap pemerintah membuka ruang kebijakan agar guru madrasah swasta juga memiliki kesempatan mengikuti seleksi dan pengangkatan P3K tanpa mengorbankan dukungan terhadap program MBG.

    Sebelumnya sebanyak 32.000 pegawai inti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di bawah Badan Gizi Nasional diangkat menjadi ASN PPPK per 1 Februari 2026, berdasarkan Pasal 17 Perpres Nomor 115 Tahun 2025. Pengangkatan ini hanya berlaku bagi kepala SPPG, akuntan, dan ahli gizi yang lolos seleksi CAT, bukan relawan.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Prabowo Luncurkan Program Gentengisasi, Ini Sejarah Genteng di Dunia

    February 11, 2026

    Guru di Jember Viral Telanjangi 22 Siswa SD karena Uang

    February 11, 2026

    PU Ingatkan Industri AMDK soal Sanksi dalam UU 19/2020

    February 11, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Slovenia Pertahankan Emas Ski Jumping Beregu Campuran di Olimpiade 2026

    Berita Olahraga February 11, 2026

    Ligaolahraga.com -Slovenia berhasil mempertahankan gelar juara nomor ski jumping beregu campuran pada Olimpiade Musim Dingin…

    Prabowo Luncurkan Program Gentengisasi, Ini Sejarah Genteng di Dunia

    February 11, 2026

    Viral! Pria Bertopeng Bongkar “Mata Kucing” di Underpass Cawang, Polisi Buru Pelaku : Okezone News

    February 11, 2026

    Guru di Jember Viral Telanjangi 22 Siswa SD karena Uang

    February 11, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Slovenia Pertahankan Emas Ski Jumping Beregu Campuran di Olimpiade 2026

    February 11, 2026

    Prabowo Luncurkan Program Gentengisasi, Ini Sejarah Genteng di Dunia

    February 11, 2026

    Viral! Pria Bertopeng Bongkar “Mata Kucing” di Underpass Cawang, Polisi Buru Pelaku : Okezone News

    February 11, 2026

    Guru di Jember Viral Telanjangi 22 Siswa SD karena Uang

    February 11, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.