Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Mahasiswi Kejar dan Tabrak Jambret di Jogja Dapat Penghargaan Polisi

    February 11, 2026

    Mahasiswi Kejar dan Tabrak Jambret di Jogja Dapat Penghargaan Polisi

    February 11, 2026

    Scott Parker Pastikan James Ward-Prowse Bisa Tampil Lawan Palace

    February 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Persoalan Utama Polri Bukan Kelembagaan, tapi Perilaku dan Moral Aparat

    Persoalan Utama Polri Bukan Kelembagaan, tapi Perilaku dan Moral Aparat

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 11, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    “Yang dibutuhkan adalah perubahan nilai, pola pikir, dan budaya kerja anggota Polri, karena persoalan utama bukan kelembagaan, tapi pada perilaku dan moral aparat,” kata Kriminolog UI, Bagus Sudharmanto melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu 11 Februari 2026.

    Menurut Sudharmanto, reformasi kultural di tubuh Polri dimulai dari perbaikan maksimal kurikulum pendidikan kepolisian dengan menambahkan nilai-nilai penghormatan terhadap hak asasi manusia dan demokrasi.

    Menurutnya, reformasi yang dibutuhkan adalah memperkuat kontrol eksternal yang independen, misalnya pengawas sipil yang benar-benar punya kewenangan, membenahi sistem internal lewat transparansi penanganan pelanggaran.



    Selain itu, lanjutnya, menggeser budaya kerja dari pendekatan kekuasaan ke procedural justice atau adil, terbuka, dan menghormati warga. Ditambah profesionalisme berbasis merit, pembatasan diskresi yang rawan disalahgunakan, dan respons cepat terhadap kritik publik, termasuk di ruang digital.

    “Kalau hal ini jalan, kepercayaan tumbuh bukan karena Polri di bawah siapa, tapi karena publik merasa diperlakukan adil dan aman,” ujar Sudharmanto.

    Sudharmanto memberi contoh, jika ada kasus polisi melakukan kekerasan saat penanganan demonstrasi. Reformasi yang ideal bukan sekadar klarifikasi internal, tapi prosesnya dibuka — rekaman body cam (harusnya diadakan) wajib dirilis, pengaduan ditangani lembaga pengawas independen (bukan sesama polisi), dan sanksinya diumumkan jelas sampai tuntas.

    Lalu, di level se-hari-hari, polisi lalu lintas atau Bhabinkamtibmas diberi SOP yang ketat soal diskresi. Maksudnya setiap tindakan harus bisa dijelaskan alasannya ke warga.

    Di rekrutmen dan promosi, yang naik bukan karena kedekatan, tapi karena rekam jejak pelayanan publik dan minim komplain. Sementara, di ruang digital, ketika ada kasus viral, Polri merespons cepat dengan data dan empati, bukan defensif.

    “Kalau warga melihat polisi transparan, mau dikoreksi, dan adil dalam hal kecil sekalipun, rasa aman dan kepercayaan itu tumbuh pelan tapi nyata,” ujar Sudharmanto.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Mahasiswi Kejar dan Tabrak Jambret di Jogja Dapat Penghargaan Polisi

    February 11, 2026

    KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Mantan Menag Yaqut Cholil

    February 11, 2026

    10-15 Ton Bahan Pestisida Ludes saat Kebakaran Gudang Kimia Tangsel

    February 11, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Mahasiswi Kejar dan Tabrak Jambret di Jogja Dapat Penghargaan Polisi

    Berita Nasional February 11, 2026

    Yogyakarta, CNN Indonesia — Polresta Yogyakarta memberikan penghargaan kepada seorang mahasiswi asal Kendal, Jawa Tengah bernama Eviana…

    Mahasiswi Kejar dan Tabrak Jambret di Jogja Dapat Penghargaan Polisi

    February 11, 2026

    Scott Parker Pastikan James Ward-Prowse Bisa Tampil Lawan Palace

    February 11, 2026

    KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Mantan Menag Yaqut Cholil

    February 11, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Mahasiswi Kejar dan Tabrak Jambret di Jogja Dapat Penghargaan Polisi

    February 11, 2026

    Mahasiswi Kejar dan Tabrak Jambret di Jogja Dapat Penghargaan Polisi

    February 11, 2026

    Scott Parker Pastikan James Ward-Prowse Bisa Tampil Lawan Palace

    February 11, 2026

    KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Mantan Menag Yaqut Cholil

    February 11, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.