Menurut Dubes Zahid, hubungan kedua negara terus berkembang dalam berbagai bidang strategis. Khususnya kunjungan Prabowo ke Pakistan beberapa waktu lalu menjadi tonggak penting dalam mempererat kemitraan bilateral yang telah berjalan selama puluhan tahun.
“Bulan lalu, ketika Presiden Indonesia, Yang Mulia Prabowo Subianto mengunjungi Pakistan, saya dapat mengatakan bahwa itu adalah titik balik yang signifikan dalam hubungan bilateral kita yang sudah sangat baik,” tuturnya.
Zahid juga menyoroti intensitas komunikasi dan kunjungan pejabat tinggi kedua negara yang semakin meningkat dalam beberapa bulan terakhir.
Hal tersebut dinilai menjadi bukti kuatnya komitmen kedua negara dalam memperluas kerja sama strategis lintas sektor.
“Dan kita akan segera mengadakan pertemuan tingkat tinggi lainnya antara Pakistan dan Indonesia,” tambahnya.
Selain memperkuat kerja sama bilateral, Pakistan juga menyampaikan dukungan penuh terhadap peran Indonesia dalam forum Developing Eight (D8).
Zahid menyatakan optimismenya terhadap kepemimpinan Indonesia dalam mendorong efektivitas organisasi negara-negara berkembang tersebut.
“Dan kami berharap dapat bekerja sama dengan Indonesia untuk kesuksesan KTT mendatang di Indonesia, dan juga untuk kesuksesan D8 sebagai organisasi kerja sama di antara delapan negara berkembang,” pungkasnya.

