Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Prediksi Espanyol vs Celta Vigo, 14 Februari 2026 La Liga

    February 13, 2026

    Warga Bantar Gebang Sulap Sampah Jadi Sumber Penghasilan

    February 13, 2026

    Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa ke Wakapolri hingga Kepala BGN : Okezone News

    February 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Atlet Ukraina Didiskualifikasi dari Olimpiade karena Helm Kontroversial

    Atlet Ukraina Didiskualifikasi dari Olimpiade karena Helm Kontroversial

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 13, 2026No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    IOC menyatakan Heraskevych melanggar pedoman ekspresi atlet, yang melarang pesan bernuansa politik saat bertanding. Meski sudah diberi peringatan terakhir, ia tetap bersikeras mengenakan helm tersebut.


    “Setelah diberi satu kesempatan terakhir, Heraskevych tidak akan dapat memulai perlombaan karena menolak mematuhi Pedoman Ekspresi Atlet IOC,” ujar IOC dalam pernyataan resminya, dikutip dari France24, Jumat 13 Februari 2026.

    Atas keputusan itu, Heraskevych langsung mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). CAS menyebut helm tersebut menampilkan potret atlet Ukraina yang gugur dalam perang dan dinilai tidak sesuai dengan Piagam Olimpiade.



    Sebelumnya, IOC sempat menawarkan kompromi dengan mengizinkan Heraskevych memakai ban lengan hitam polos sebagai bentuk penghormatan. Namun ia menolak. Aksinya mendapat dukungan dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

    Ini bukan kali pertama Heraskevych menyuarakan sikapnya. Pada Olimpiade Beijing 2022, ia pernah membentangkan spanduk bertuliskan “No War in Ukraine”, hanya beberapa hari sebelum Rusia menginvasi Ukraina.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Warga Bantar Gebang Sulap Sampah Jadi Sumber Penghasilan

    February 13, 2026

    Imlek dan Ramadan 2026 Jadi Momentum Dongkrak Konsumsi Kuartal I

    February 13, 2026

    Fakta Kesehatan dan Tips Aman Berolahraga Saat Puasa

    February 13, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Prediksi Espanyol vs Celta Vigo, 14 Februari 2026 La Liga

    Berita Olahraga February 13, 2026

    Ligaolahraga.com -Espanyol akan berusaha keras untuk menghindari kekalahan kelima berturut-turut di La Liga ketika mereka…

    Warga Bantar Gebang Sulap Sampah Jadi Sumber Penghasilan

    February 13, 2026

    Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa ke Wakapolri hingga Kepala BGN : Okezone News

    February 13, 2026

    Permohonan Damai dan Maaf Bahar Smith Ditolak Banser Tangerang

    February 13, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Prediksi Espanyol vs Celta Vigo, 14 Februari 2026 La Liga

    February 13, 2026

    Warga Bantar Gebang Sulap Sampah Jadi Sumber Penghasilan

    February 13, 2026

    Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa ke Wakapolri hingga Kepala BGN : Okezone News

    February 13, 2026

    Permohonan Damai dan Maaf Bahar Smith Ditolak Banser Tangerang

    February 13, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.