Kedatangan Gibran pada Sabtu malam, 14 Februari 2026 sekitar pukul 20.30 WIB langsung memuat heboh warga. Banyak pengunjung yang langsung mengeluarkan ponsel dan berusaha foto bersama.
Gibran yang didampingi Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti, dan Pengurus Komunitas Pecinan Semarang untuk Pariwisata (Kopi Semawis), Harjanto Halim, terlihat menyusuri Gang Pinggir hingga Wot Gandul.
Gibran menyempatkan membeli jus alpukat dan permen kapas. Tidak hanya itu dia juga jajan cakwe dan kuliner gudeg dari pedagang sekitar.
Pasar Imlek Semawis tahun ini digelar mulai Jumat 13 Februari 2026 hingga Minggu 15 Februari 2026. Pengunjung yang hadir akan disambut gerbang berhias ornamen Imlek. Ada lima patung kuda yang menghiasi menandakan shio kuda.
Berbagai stan kuliner bejajar dan siap diburu. Pernak-pernik Imlek juga memenuhi kawasan pecinan yang menjadi lokasi pasar Imlek Semawis. Bahkan ada juga stan untuk ramalan tarot.
Sebelum ke Pasar Imlek Semawis, Gibran siang tadi sempat datang ke Keleteng Sam Poo Kong untuk melihat persiapan perayaan Imlek Vaganza Harmoni Nusantara 2026. Event tersebut merupakan rangkaian dari perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili atau 2026 Masehi di Kota Semarang.
Ahmad Luthfi berharap perayaan Imlek tidak sekadar seremoni budaya, tetapi menjadi simbol harmoni Nusantara yang harus terus dirawat sebagai bagian dari identitas bangsa.
“Kita harus nguri-uri budaya terkait Imlek itu sendiri. Masyarakat Tionghoa hari ini melakukan persiapan dan puncaknya besok,” kata Luthfi.

