Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Marco Ottolini Lalui Banyak Tantangan pada Bulan Pertamanya di Juventus

    February 14, 2026

    MBG Beri Dampak Besar, Penjualan Kendaraan hingga Omzet Petani Meroket : Okezone Economy

    February 14, 2026

    Komisi III DPR Soroti Kemacetan Tol Jakarta-Tangerang: Kian Meresahkan

    February 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Program Presiden»Perbedaan Rukyat Hilal dan Hisab dalam Menentukan Awal Ramadan. : Okezone Muslim

    Perbedaan Rukyat Hilal dan Hisab dalam Menentukan Awal Ramadan. : Okezone Muslim

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 14, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Ilustrasi.




    JAKARTA – Perbedaan metode rukyat hilal dan hisab dalam menentukan awal Ramadan sering memicu perdebatan hangat di kalangan umat Islam Indonesia, terutama menjelang Sidang Isbat 1447 H/2026 yang tinggal tiga hari lagi.

    Kedua metode ini didasarkan pada hadits Nabi Muhammad SAW: “Jangan berpuasa sebelum melihat hilal dan jangan berbuka sebelum melihatnya; jika mendung, hitunglah” (HR Bukhari), namun pendekatan ilmiahnya berbeda dan berpotensi memengaruhi prediksi awal Ramadan apakah 18 atau 19 Februari 2026.

    Pengertian Hisab

    Hisab adalah metode perhitungan astronomis untuk memprediksi posisi hilal saat matahari terbenam, tanpa pengamatan langsung. Secara etimologis dari bahasa Arab “حَسَبَ” berarti menghitung secara sistematis. Metode ini melibatkan data orbit bulan-matahari untuk menentukan apakah hilal sudah di atas ufuk.

    Muhammadiyah menggunakan hisab hakiki wujudul hilal: jika bulan terbenam setelah matahari (walaupun 0,1 derajat tinggi), esok adalah 1 Ramadan—seperti prediksi mereka 18 Februari 2026.

    Pengertian Rukyat Hilal

    Rukyat hilal berasal dari “ar-ru’yah” (melihat), yakni pengamatan langsung bulan sabit di ufuk barat pasca-maghrib dengan mata telanjang atau teleskop. Pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU) menerapkan imkanur rukyat: hilal harus memenuhi kriteria ketinggian minimal (sekitar 3 derajat) agar sah; jika tidak terlihat, bulan Syaban digenapkan 30 hari. Proses ini dilakukan di 38 titik oleh Kemenag dan BMKG, hasilnya dibahas di Sidang Isbat 17 Februari 2026.

     



    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    MBG Beri Dampak Besar, Penjualan Kendaraan hingga Omzet Petani Meroket : Okezone Economy

    February 14, 2026

    Penawaran Unik, Beli Casing Emas Dapat Gratis iPhone 17 Pro Max : Okezone Ototekno

    February 14, 2026

    Potensi Picu Tawuran, Pramono Larang Sahur on the Road : Okezone News

    February 14, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Marco Ottolini Lalui Banyak Tantangan pada Bulan Pertamanya di Juventus

    Berita Olahraga February 14, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Italia: Marco Ottolini berbicara tentang pengalamannya pada bulan pertama sebagai direktur olahraga…

    MBG Beri Dampak Besar, Penjualan Kendaraan hingga Omzet Petani Meroket : Okezone Economy

    February 14, 2026

    Komisi III DPR Soroti Kemacetan Tol Jakarta-Tangerang: Kian Meresahkan

    February 14, 2026

    Vincent Kompany Pasang Alarm: Bayern Tak Boleh Remehkan Bremen

    February 14, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Marco Ottolini Lalui Banyak Tantangan pada Bulan Pertamanya di Juventus

    February 14, 2026

    MBG Beri Dampak Besar, Penjualan Kendaraan hingga Omzet Petani Meroket : Okezone Economy

    February 14, 2026

    Komisi III DPR Soroti Kemacetan Tol Jakarta-Tangerang: Kian Meresahkan

    February 14, 2026

    Vincent Kompany Pasang Alarm: Bayern Tak Boleh Remehkan Bremen

    February 14, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.