Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Melihat 26 Poin Masalah UU KPK di Tengah Wacana Kembali ke Versi Lama

    February 15, 2026

    Sertijab Dewan Ambalan Tahun 2026: Estafet Kepemimpinan SMK Kerabat Kita Bumiayu

    February 15, 2026

    Federico Valverde Ungkap Rahasia Gol Spektakulernya ke Gawang Sociedad

    February 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Rusia Diduga Racuni Alexei Navalny Pakai Katak Panah Beracun

    Rusia Diduga Racuni Alexei Navalny Pakai Katak Panah Beracun

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 15, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Tuduhan tersebut disampaikan hampir dua tahun setelah Navalny meninggal dunia di koloni penjara Arktik, Rusia pada Februari 2024.


    Dalam pernyataan bersama, Inggris, Prancis, Jerman, Swedia, dan Belanda menyatakan bahwa analisis sampel dari tubuh Navalny mengonfirmasi keberadaan epibatidine, racun yang ditemukan pada katak panah beracun di Amerika Selatan dan tidak ditemukan secara alami di Rusia.

    Lima negara Eropa itu menegaskan Rusia memiliki sarana, motif, dan kesempatan untuk memberikan racun saat Navalny berada dalam tahanan. 



    “Rusia mengklaim bahwa Navalny meninggal karena sebab alami. Namun, mengingat toksisitas epibatidine dan gejala yang dilaporkan, keracunan sangat mungkin menjadi penyebab kematiannya,” demikian isi pernyataan bersama tersebut, seperti dikutip dari TASS News, Minggu, 15 Februari 2026.  

    Pemerintah Rusia yang berulang kali membantah keterlibatan dalam kematian Navalny menepis tuduhan terbaru itu sebagai propaganda Barat. 

    “Ketika hasil uji tersedia dan rumus zat-zat tersebut diungkapkan, kami akan memberikan komentar yang sesuai. Sampai saat itu, semua pernyataan tersebut hanyalah propaganda yang bertujuan untuk mengalihkan perhatian dari isu-isu penting di Barat,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova.

    Kedutaan Besar Rusia di London menyatakan kasus tersebut menunjukkan pola perilaku yang mengkhawatirkan. 

    Navalny meninggal setelah divonis atas tuduhan ekstremisme dan dakwaan lain yang seluruhnya ia bantah. 

    Kabar kematiannya diumumkan menjelang pembukaan Munich Security Conference 2024, di mana sang istri, Yulia Vladimir Putin dimintai pertanggungjawaban.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    KSPSI Desak Pemerintah Data Ulang PBI BPJS Kesehatan

    February 15, 2026

    Hakim Alihkan Penahanan Delpedro Cs Jadi Tahanan Kota

    February 15, 2026

    Status Delpedro Dkk Dialihkan jadi Tahanan Kota

    February 15, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Melihat 26 Poin Masalah UU KPK di Tengah Wacana Kembali ke Versi Lama

    Berita Teknologi February 15, 2026

    Jakarta, CNN Indonesia — Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan wakilnya Ma’ruf Amin mengatakan sebaiknya Undang-undang…

    Sertijab Dewan Ambalan Tahun 2026: Estafet Kepemimpinan SMK Kerabat Kita Bumiayu

    February 15, 2026

    Federico Valverde Ungkap Rahasia Gol Spektakulernya ke Gawang Sociedad

    February 15, 2026

    KSPSI Desak Pemerintah Data Ulang PBI BPJS Kesehatan

    February 15, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Melihat 26 Poin Masalah UU KPK di Tengah Wacana Kembali ke Versi Lama

    February 15, 2026

    Sertijab Dewan Ambalan Tahun 2026: Estafet Kepemimpinan SMK Kerabat Kita Bumiayu

    February 15, 2026

    Federico Valverde Ungkap Rahasia Gol Spektakulernya ke Gawang Sociedad

    February 15, 2026

    KSPSI Desak Pemerintah Data Ulang PBI BPJS Kesehatan

    February 15, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.