Menurut Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Muhammad Zulfikar Suhardi, kepastian tersebut harus diikuti dengan harga-harga yang stabil tanpa agar tetap terjangkau oleh masyarakat.
“Kita melihat datanya cukup baik dan kami yakin ini cukup untuk menjelang dan selama ramadan tetapi kami tetap menegaskan bahwa ketersediaan, akses dan harga tetap harus dijangkau masyarakat dan data ini tidak hanya bagus di atas kertas,” kata Zulfikar kepada wartawan di Jakarta, Senin, 16 Februari 2026.
Zulfikar juga berharap, pemerintah dapat terus memastikan ketersedian dan stabilitas harga bahan-bahan pangan seperti cabai hingga minyak goreng selama bulan suci ramadan 2026.
“Cabai, kedelai, daging, ayam, bawang dan juga minyak goreng ini bisa mendapat perhatian,” harapnya.
Lebih jauh, Legislator Demokrat ini juga mendorong, adanya tindakan tegas bilamana terjadinya penimbunan bahan-bahan pangan selama bulan suci ramadan 2026.
Ia mendukung pernyataan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman yang memberikan punishment kepada pihak-pihak yang melanggar atau melakukan penimbunan selama bulan suci Ramadan 2026.
“Tentu perlu diberikan tindakan tegas kalau memang ada yang melakukan penimbunan, dan ini juga sudah disampaikan oleh pak mentan akan memberikan punishment kalau memang ada yang melanggar,” pungkasnya.

