Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno/Okezone
JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno geram dengan maraknya juru parkir (jukir) liar di Pasar Tanah Abang ketika bulan Ramadhan yang meminta tarif parkir hingga Rp100 ribu. Meski terjadi fenomena berulang setiap tahun, pihaknya akan tetap melakukan penindakan.
‘’Bukan berarti kita toleransi, tapi semuanya juga ditertibkan. Tapi marilah kita coba pahami, ini kan situasi setahun sekali. Ini macet, setahun sekali tidak apa-apa. Tapi artinya jukir-jukir itu sudah dibenahi. Ya terpaksa ditindak juga,” kata Rano saat ditemui di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Selasa (17/2/2026).
Sebagai langkah penindakan tegas pihaknya telah melakukan penangkapan kepada jukir liar. Mereka yang tertangkap nantinya akan dilakukan pembinaan.
“Ada yang ditangkap, dikasih pembinaan, itu sudah hal biasalah. Mudah-mudahan itu akan menjadi jauh lebih baik lagi,” ucap dia.
Rano menyebut, bahwa operasi terhadap Jukir liar juga akan ditingkatkan selama bulan Ramadhan. Pemprov DKI Jakarta melalui Satpol-PP akan bekerja sama dengan TNI dan Polri untuk merazia Jukir liar.
“Satpol PP, Polisi juga sudah turun, teman-teman dari TNI juga sudah turun. Kemudian kita juga ada pamong-pamong apa namanya, Satpol PP khusus pariwisata juga sudah turun,” tegasnya.

