Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Serhou Guirassy Hepi! Gol dan Assist Antar Dortmund Tekuk Atalanta

    February 18, 2026

    Sepi Peminat, Harga Emas Dunia Terjun Bebas

    February 18, 2026

    5 Atlet Mualaf yang Ramaikan Puasa Ramadhan 2026, Nomor 1 Penyerang Timnas Indonesia! : Okezone Sports

    February 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Modeling Budidaya Lobster di Batam Penuhi Kebutuhan Imlek

    Modeling Budidaya Lobster di Batam Penuhi Kebutuhan Imlek

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 17, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Selain lobster, bawal bintang hasil budidaya juga diminati pasar di Batam dalam momen Imlek 2026.


    Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Tb Haeru Rahayu, menjelaskan produksi budi daya lobster di Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Batam konsisten dijalankan. Proses budidaya dimulai dari tahapan pendederan benih bening lobster (BBL), lalu pembesaran hingga memasuki ukuran konsumsi yakni di atas 50 gram per ekor.

    “Alhamdulillah saya mendengar langsung dari pembeli hasil budi daya di sini, bahwa hasil modeling terbukti produktif dan berperan dalam menyuplai kebutuhan lobster di Kota Batam, khususnya di Imlek,” ungkap Tebe akrab disapa dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 17 Februari 2026.



    Batam dipilih sebagai lokasi modeling karena daya dukung lingkungan yang optimal, serta integrasi penyediaan pakan melalui budidaya kekerangan yang turut memberdayakan masyarakat pesisir. 

    Lobster sendiri termasuk komoditas perikanan unggulan ekspor yang trennya meningkat setiap tahun. Pada 2023 nilai ekspor lobster mencapai 23,93 juta Dolar AS dari produksi 1.144 ton. Kemudian di tahun 2024 meningkat menjadi 67,83 juta Dolar AS dari produksi 2.120 ton.

    Pihaknya juga terus melakukan evaluasi di lapangan sebagai bahan penyempurnaan kebijakan, termasuk rencana perubahan Permen No. 7 Tahun 2024 tentang Tata Kelola Lobster, Kepiting, dan Rajungan. Harapannya, budidaya dalam negeri semakin masif, tertata, dan berkelanjutan.

    Selain lobster, sambung Tebe, pihaknya juga meningkatkan produksi budidaya ikan laut, di antaranya bawal bintang dan kakap putih di BPBL Batam. Dua komoditas tersebut memiliki nilai ekonomi tinggi dan peminatnya juga tinggi di pasar ekspor maupun domestik.

    “Penguatan budidaya bawal bintang dan kakap putih sejalan dengan strategi ekonomi biru yang digagas Pak Menteri Sakti Wahyu Trenggono, yakni menjaga ekologi, meningkatkan nilai tambah ekonomi, dan mendorong inovasi teknologi. Budidaya laut harus menjadi salah satu penggerak produksi perikanan nasional,” jelas Tebe.

    Kepala BPBL Batam, Ipong Adi Guna, menjelaskan modeling budi daya lobster dikelola di lahan seluas 3 hektare dengan 144 lubang keramba jaring apung (KJA), satu unit nursery, dan satu unit cold room. Teknologi pendederan mampu menghasilkan benih ukuran 5 gram dan pembesaran lobster dengan target produktivitas 40–50 kilogram per lubang KJA ukuran 3×3 meter.

    Sementara itu, Zaenal, pengepul hasil perikanan di Kota Batam menyerap 200 kilogram lobster dan 200 kilogram bawal bintang dari BPBL Batam baru-baru ini. Minat masyarakat tinggi terhadap dua komoditas tersebut untuk disajikan sebagai menu makanan pada perayaan Imlek 2026. 

    Lobster dan bawal bintang yang dihasilkan BPBL Batam dinilainya memiliki tekstur daging lebih tebal dan masuk kategori kualitas premium. 

    Sebagai informasi, BPBL Batam berperan sebagai Unit Pelaksana Teknis pembenihan ikan laut yang memastikan ketersediaan induk dan benih unggul ikan laut yang berkualitas, efisien, serta tahan penyakit. Produksi benih ikan laut BPBL Batam 2025 mencapai 279.000 ekor, melampaui target 250.211 ekor. Hasil produksi didistribusikan kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) di Batam, Lingga, Karimun, Bintan, dan Kepulauan Meranti.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Sepi Peminat, Harga Emas Dunia Terjun Bebas

    February 18, 2026

    Prabowo Mirip Soeharto Tidak Mau Dispekulasikan Publik

    February 18, 2026

    Bebas Aktif Tapi di Bawah Komando Trump

    February 18, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Serhou Guirassy Hepi! Gol dan Assist Antar Dortmund Tekuk Atalanta

    Berita Olahraga February 18, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Champions: Penyerang Borussia Dortmund, Serhou Guirassy, mengaku bahagia setelah ia turut andil…

    Sepi Peminat, Harga Emas Dunia Terjun Bebas

    February 18, 2026

    5 Atlet Mualaf yang Ramaikan Puasa Ramadhan 2026, Nomor 1 Penyerang Timnas Indonesia! : Okezone Sports

    February 18, 2026

    Salat Tarawih Pertama Warga Muhammadiyah di Penjuru Nusantara

    February 18, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Serhou Guirassy Hepi! Gol dan Assist Antar Dortmund Tekuk Atalanta

    February 18, 2026

    Sepi Peminat, Harga Emas Dunia Terjun Bebas

    February 18, 2026

    5 Atlet Mualaf yang Ramaikan Puasa Ramadhan 2026, Nomor 1 Penyerang Timnas Indonesia! : Okezone Sports

    February 18, 2026

    Salat Tarawih Pertama Warga Muhammadiyah di Penjuru Nusantara

    February 18, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.