Anggota Satgas Pemulihan Pascabencana DPR, Teuku Abdul Khalid menilai perkembangan normalisasi di berbagai sektor telah berjalan cukup baik, meskipun masih membutuhkan perhatian lanjutan, terutama pada infrastruktur dasar.
“Alhamdulillah, kami laporkan bahwa normalisasi sudah berjalan lumayan,” ujar Khalid dalam rapat koordinasi di Kompleks DPR, Rabu 18 Februari 2026.
Menurutnya, pantauan lapangan yang dilakukan secara rutin menunjukkan progres pemulihan mencapai 85 persen. Namun, di saat yang sama, masih terdapat sekitar 45 persen wilayah terdampak yang belum mendapatkan aliran listrik.
“Kami di lapangan terus catat Case Fatality Rate (CFR) yang ada di lapangan juga memantau 85 persen. Tetapi 45 persen sebagai itu juga belum ada listrik. Yang namanya putaran teras itu adalah listrik,” kata Khalid.
Kondisi ini, lanjut Khalid, menjadi perhatian utama karena listrik berkaitan langsung dengan aktivitas warga dan kesiapan pengungsi untuk kembali ke rumah, terutama menjelang Ramadan.
Satgas DPR, kata dia, terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengoptimalkan pemulihan, meski dihadapkan pada keterbatasan tenaga kerja dan beratnya kondisi lapangan akibat lumpur dan cuaca.

