Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kalahkan Monaco 3-2, Matvei Safonov Senang PSG Tunjukkan Karakternya

    February 18, 2026

    Prabowo Didesak Evaluasi Rangkap Jabatan Mendiktisaintek

    February 18, 2026

    4 Tips Tubuh Tidak Cepat Dehidrasi saat Berpuasa : Okezone Women

    February 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Begini Modus Dugaan Pencabulan Santriwati oleh Pimpinan Ponpes di Jepara

    Begini Modus Dugaan Pencabulan Santriwati oleh Pimpinan Ponpes di Jepara

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 18, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Kasus ini mencuat ke publik dan sempat viral di media sosial. Bahkan keluarga korban menyebut peristiwa itu terjadi berulang kali dengan dalih pengobatan hingga pernikahan rahasia.


    Dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng, Rabu malam, 18 Februari 2026, peristiwa bermula sehari setelah wisuda Madrasah Aliyah pada 26 April 2025. Korban mengalami keseleo dan bermaksud meminta izin berobat. Namun, menurut keterangan keluarga, korban justru diarahkan untuk menemui langsung pengasuh pondok yang menawarkan pijat penyembuhan.

    Sekitar pukul 23.00 WIB, korban dipanggil seorang diri ke sebuah kamar di gudang air minum produksi pondok. Awalnya pelaku disebut memijat kaki korban, namun kemudian diduga melakukan perabaan pada bagian tubuh lain. Korban disebut tidak berdaya dan berada dalam tekanan psikologis.



    Beberapa hari setelah kejadian itu, terduga pelaku diduga mengirimkan tautan video kepada korban. Saat korban menolak, pelaku disebut berdalih akan “mengajari” agar tidak terjerumus dalam perbuatan haram, sebagaimana disampaikan keluarga.

    Modus lain yang diungkap keluarga adalah dalih “nikah diam-diam”. Korban dipanggil ke rumah pelaku pada malam hari, diberi secarik kertas bertuliskan Arab menyerupai ijab kabul serta uang Rp100 ribu. Pernikahan tanpa saksi itu diduga dijadikan legitimasi untuk melanjutkan dugaan eksploitasi.

    Keluarga menyebut dugaan pelecehan terjadi puluhan kali, bahkan setelah korban lulus dan diminta kembali untuk mengajar di pondok tersebut. Siang hari korban mengajar, sementara malam hari diduga kembali dipanggil. Pelaku disebut merekam dan mengirim ulang rekaman sebagai bentuk kontrol.

    Kasus ini terungkap pada Juli 2025 setelah adik korban menemukan percakapan asusila di ponsel korban. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada keluarga dan berlanjut ke laporan resmi.

    Kuasa hukum korban, Erlinawati, menyampaikan laporan resmi telah masuk pada November 2025. Terduga pelaku disebut sudah dipanggil penyidik untuk dimintai keterangan. Pihak keluarga kini menunggu langkah tegas aparat penegak hukum.

    Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pondok pesantren terkait dugaan tersebut.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Prabowo Didesak Evaluasi Rangkap Jabatan Mendiktisaintek

    February 18, 2026

    Berpuasa dengan Kesadaran Ekologis

    February 18, 2026

    PKS Sesalkan Pemberian Konsesi Panas Bumi ke Perusahaan Terafiliasi Israel

    February 18, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Kalahkan Monaco 3-2, Matvei Safonov Senang PSG Tunjukkan Karakternya

    Berita Olahraga February 18, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Champions: Penjaga gawang Paris Saint-Germain, Matvei Safonov, senang dengan karakter yang ditunjukkan oleh…

    Prabowo Didesak Evaluasi Rangkap Jabatan Mendiktisaintek

    February 18, 2026

    4 Tips Tubuh Tidak Cepat Dehidrasi saat Berpuasa : Okezone Women

    February 18, 2026

    Catatan Komisi I DPR soal Pasukan TNI ke Gaza di Bawah Board of Peace

    February 18, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Kalahkan Monaco 3-2, Matvei Safonov Senang PSG Tunjukkan Karakternya

    February 18, 2026

    Prabowo Didesak Evaluasi Rangkap Jabatan Mendiktisaintek

    February 18, 2026

    4 Tips Tubuh Tidak Cepat Dehidrasi saat Berpuasa : Okezone Women

    February 18, 2026

    Catatan Komisi I DPR soal Pasukan TNI ke Gaza di Bawah Board of Peace

    February 18, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.