
Ambon, CNN Indonesia —
Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 5,7 mengguncang perairan Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Maluku.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa di laut itu terjadi pada Rabu (18/2) sekitar pukul 09:15 WIB.
BMKG menyebut gempa bumi memiliki parameter update dengan magnitudo M5,5. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 6,02° LS ; 131,37° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 156 Km arah Barat Daya Maluku Tenggara, Maluku pada kedalaman 104 km.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Plt Direktur Gempa bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengatakan gempa bumi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam lempeng Laut Banda. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser turun ( oblique normal).
Gempa bumi ini menimbulkan guncangan di daerah Maluku Tenggara Barat dengan skala intensitas III – IV MMI (bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah).
Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.
“Gempa tidak menimbulkan gelombang tsunami,”ujarnya melalui keterangan tertulis, Rabu (18/2).
Hingga pukul 09.40 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
(sai/ugo)
[Gambas:Video CNN]

