Berita F1: Jack Doohan mengungkapkan bahwa beberapa bulan terakhirnya bersama Alpine penuh tantangan, namun ia yakin pengalaman tersebut akan membantunya dalam upayanya kembali ke kursi balap F1. Doohan mendapatkan kesempatan untuk membalap di F1 pada akhir 2024, menggantikan Esteban Ocon yang hengkang dari Alpine untuk balapan terakhir tahun tersebut di Abu Dhabi.
Selama musim dingin berikutnya, penasihat Flavio Briatore merekrut Franco Colapinto, meskipun pembalap asal Argentina tersebut mengakhiri musimnya dengan Williams dengan serangkaian kecelakaan. Doohan kemudian diberikan kesempatan membalap pada awal 2025 bersama Pierre Gasly, namun setelah hanya enam balapan grand prix, ia kembali menjadi pembalap cadangan sementara Colapinto dipromosikan.
Pembalap Australia ini kemudian dilepas oleh Alpine pada akhir tahun lalu, namun awal bulan ini ia dikonfirmasi sebagai pembalap cadangan di Haas untuk musim ini, ironisnya kembali menggantikan Ocon, serta Oliver Bearman. Merefleksikan periode sulit dalam kariernya, dan nasihat yang diberikan oleh ayahnya Mick, juara motor 500cc lima kali, Doohan mengatakan kepada media bahwa dukungan dari ayahnya sangat berarti meskipun situasinya tidak persis sama.
Mengenai waktunya di Alpine, Doohan menambahkan bahwa meskipun hanya enam balapan, ia sangat menikmatinya. Lingkungan dan atmosfernya memang menantang, dan apa yang terjadi setelahnya juga tidak ideal. Namun, pengalaman tersebut memberikan banyak pelajaran dan fondasi yang lebih besar untuk berkembang. Ia berharap ketika bisa kembali ke Formula 1, ia dapat menerapkan semua pelajaran yang didapat dengan cara yang sulit tersebut.
Doohan Ungkap Rencana Balap 2026
Doohan kini kembali memiliki pijakan di F1 dengan perannya yang baru di Haas, menyatakan bahwa “senang memiliki awal yang baru dan mengenakan warna baru”. Pembalap berusia 23 tahun ini menyadari bahwa ia perlu kembali membalap mengingat sudah hampir 10 bulan sejak terakhir kali ia berkompetisi, dengan balapan terakhirnya untuk Alpine di Grand Prix Miami pada awal Mei tahun lalu.
Doohan sempat mencoba peruntungan di Super Formula selama liburan musim dingin, namun tidak berhasil, terutama karena ia mengalami kecelakaan pada hari-hari tes berturut-turut. Mengkaji opsi-opsinya pada tahap yang terlambat ini, dengan banyak musim balap, seperti F1, yang akan segera dimulai lagi, ia mengatakan bahwa balapan adalah prioritas utama, dan ia masih akan membalap tahun ini.
Mengonfirmasi tes LMP2 awal bulan ini dengan Algarve Pro Racing, Doohan menambahkan ada kemungkinan untuk berlomba di ELMS, dan juga mengikuti Le Mans 24 Jam. “Apapun yang paling cocok, sambil juga menghabiskan sebanyak mungkin waktu di sini [dengan Haas],” ujarnya.
Artikel Tag: alpine, jack doohan
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/jack-doohan-ungkap-pengalaman-sulit-di-alpine-setelah-degradasi-f1

