Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Konsesi Panas Bumi di Malut Bentuk Inkonsistensi Pemerintah

    February 19, 2026

    IHSG Berpeluang Menguat ke 8.440 Hari Ini : Okezone Economy

    February 19, 2026

    Belum Atur WFA, Pemkab Tangerang Baru Pangkas Jam Kerja ASN di Ramadan

    February 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Jangan Kaburkan Esensi Ramadan dengan Polemik Tidak Produktif

    Jangan Kaburkan Esensi Ramadan dengan Polemik Tidak Produktif

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 18, 2026No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Ia mengingatkan bulan Ramadan seharusnya menjadi momentum memperkuat persatuan, bukan memperlebar jurang perbedaan.


    “Yang paling penting, umat Islam harus saling menghormati perbedaan ini karena berangkat dari keyakinan dan metodologi masing-masing. Jangan mengaburkan esensi Ramadan dengan polemik yang tidak produktif,” ucap Firman dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu malam, 18 Februari 2026.

    Ia pun mengajak seluruh umat Islam di Indonesia untuk menjadikan Ramadan tahun ini sebagai sarana memperkuat ibadah, toleransi, dan persaudaraan.



    Politikus senior Golkar ini menjelaskan bahwa pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026 melalui mekanisme Sidang Isbat yang memadukan metode hisab dan rukyat. 

    Sementara Muhammadiyah memulai puasa pada Rabu, 18 Februari 2026 karena menggunakan metode hisab global dengan rujukan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

    “Perbedaan ini bukan jegalan, bukan rekayasa, apalagi kegagalan pemerintah. Ini murni perbedaan metode dan prinsip keagamaan yang sudah lama dikenal dalam penentuan awal bulan Hijriah,” tandasnya.
     





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Konsesi Panas Bumi di Malut Bentuk Inkonsistensi Pemerintah

    February 19, 2026

    Belum Atur WFA, Pemkab Tangerang Baru Pangkas Jam Kerja ASN di Ramadan

    February 19, 2026

    Saham Pertahanan Melambung di Tengah Sinyal Mundurnya Bos ECB

    February 19, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Konsesi Panas Bumi di Malut Bentuk Inkonsistensi Pemerintah

    Berita Nasional February 19, 2026

     “Kebijakan diambil pemerintah dipersepsikan sebagai inkonsisten dengan komitmen moral dan aspirasi rakyat terutama di isu…

    IHSG Berpeluang Menguat ke 8.440 Hari Ini : Okezone Economy

    February 19, 2026

    Belum Atur WFA, Pemkab Tangerang Baru Pangkas Jam Kerja ASN di Ramadan

    February 19, 2026

    Indonesia Saat Ini HadapiTriple Planetary Crisis

    February 19, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Konsesi Panas Bumi di Malut Bentuk Inkonsistensi Pemerintah

    February 19, 2026

    IHSG Berpeluang Menguat ke 8.440 Hari Ini : Okezone Economy

    February 19, 2026

    Belum Atur WFA, Pemkab Tangerang Baru Pangkas Jam Kerja ASN di Ramadan

    February 19, 2026

    Indonesia Saat Ini HadapiTriple Planetary Crisis

    February 19, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.