Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jean-Philippe Mateta Masuk Radar Newcastle, Howe Siap Bergerak

    February 19, 2026

    Wanita Kurir Narkotika Divonis 15 Tahun Penjara

    February 19, 2026

    HUAWEI Band 11 Series Segera Hadir dengan Smartwatch-Like Experience, Bisa Pantau Kesehatan dan Olahraga : Okezone Ototekno

    February 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Menko PM Nilai Groundcheck PBI-JKN Akan Perkuat Fondasi Sosial Negara

    Menko PM Nilai Groundcheck PBI-JKN Akan Perkuat Fondasi Sosial Negara

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 19, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    Pemerintah resmi memulai groundcheck nasional terhadap data Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI-JKN) sebagai bagian dari reformasi besar sistem perlindungan sosial Indonesia. Langkah ini diumumkan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, A. Muhaimin Iskandar, usai konsolidasi lintas kementerian di Kantor BPS, Jakarta, Kamis (19/2).

    Proses groundcheck ini menyasar 11 juta jiwa dan ditargetkan rampung dalam dua bulan. Tujuannya adalah menghapus inclusion error, penerima yang sebenarnya sudah mampu, sekaligus exclusion error, yakni warga miskin yang belum terdaftar sama sekali.

    “Puluhan triliun rupiah yang akan dikeluarkan oleh APBN melalui PBI ini harus tepat sasaran, sehingga benar-benar yang merasa diajak gotong royong pun benar-benar menjadi bagian integral dari upaya kita menolong saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (19/2).



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Kegiatan ini melibatkan Kementerian Sosial, Badan Pusat Statistik (BPS), dan BPJS Kesehatan. Muhaimin menegaskan bahwa keakuratan data adalah syarat utama agar anggaran negara benar-benar menjangkau kelompok yang paling membutuhkan.

    “Kita tidak ingin ada lagi data yang tumpang tindih, kebijakan yang melahirkan pemborosan, anggaran yang tidak tepat akibat data-data kita yang tidak sinkron,” sambung dia.





    Sebagai informasi, groundcheck nasional ini merupakan bagian dari penguatan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dibentuk berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025. Pemerintah memandang pembenahan data bukan sekadar urusan administratif, melainkan fondasi tata kelola anggaran yang lebih disiplin dan berkelanjutan.

    Muhaimin juga menegaskan bahwa peserta dengan penyakit katastropik yang sempat mengalami penonaktifan kepesertaan menjadi perhatian utama. Perlindungan hak dasar kelompok paling rentan disebut sebagai pijakan yang tidak bisa dikompromikan.

    “Mari kita wujudkan perlindungan sosial sebagai ujung tombak dari kehadiran negara bagi rakyatnya. Mari kita fasilitasi secara baik seluruh mitra statistik dan pendamping PKH serta seluruh jajaran kita untuk menjadi penghubung langsung antara sistem yang dimiliki pemerintah dengan seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

    Ia mengajak seluruh kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan pendamping sosial untuk meninggalkan ego sektoral demi koordinasi yang lebih solid. Kebijakan perlindungan sosial ke depan akan bertumpu pada satu data nasional yang terintegrasi.

    “Melalui groundcheck nasional ini adalah momentum konkret untuk memastikan bahwa negara ini benar-benar becus, negara ini benar-benar mampu, negara ini benar-benar tidak abai terhadap seluruh kebutuhan masyarakatnya,” pungkas Muhaimin.

    (rir)






    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Wanita Kurir Narkotika Divonis 15 Tahun Penjara

    February 19, 2026

    KPK Buka Opsi Panggil Ketum PP Japto Soerjosoemarno Terkait Batu Bara

    February 19, 2026

    Prabowo Siapkan 10 Universitas Berbasis STEM, Undang Investasi AS

    February 19, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Jean-Philippe Mateta Masuk Radar Newcastle, Howe Siap Bergerak

    Berita Olahraga February 19, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Transfer: Newcastle United mulai menyusun rencana untuk memperkuat lini serang jelang bursa transfer…

    Wanita Kurir Narkotika Divonis 15 Tahun Penjara

    February 19, 2026

    HUAWEI Band 11 Series Segera Hadir dengan Smartwatch-Like Experience, Bisa Pantau Kesehatan dan Olahraga : Okezone Ototekno

    February 19, 2026

    KPK Buka Opsi Panggil Ketum PP Japto Soerjosoemarno Terkait Batu Bara

    February 19, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Jean-Philippe Mateta Masuk Radar Newcastle, Howe Siap Bergerak

    February 19, 2026

    Wanita Kurir Narkotika Divonis 15 Tahun Penjara

    February 19, 2026

    HUAWEI Band 11 Series Segera Hadir dengan Smartwatch-Like Experience, Bisa Pantau Kesehatan dan Olahraga : Okezone Ototekno

    February 19, 2026

    KPK Buka Opsi Panggil Ketum PP Japto Soerjosoemarno Terkait Batu Bara

    February 19, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.