Juara dunia saat ini asal Amerika Serikat, Alysa Liu, tampil gemilang untuk merebut medali emas nomor seluncur indah putri pada Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026, Kamis (19/2).
Liu membukukan nilai terbaik musim ini, 150,20 poin, dalam program bebas yang diiringi “MacArthur Park Suite” karya Donna Summer.
Dengan total 226,79 poin, atlet 20 tahun asal California itu memastikan gelar Olimpiade pertamanya sekaligus mengakhiri penantian panjang Amerika Serikat atas emas nomor perorangan putri.
Penampilan Liu nyaris tanpa cela.
Ia membuka program dengan triple flip yang mulus, dilanjutkan kombinasi triple lutz–triple toe loop, sebelum mempertahankan kualitas lompatan dan ekspresi artistik hingga akhir.
Seusai menyelesaikan aksinya, Liu meluapkan emosi dan merayakan bersama tim pelatihnya.
“Saya tidak membutuhkan medali ini. Yang saya butuhkan adalah panggung, dan saya mendapatkannya,” ujar Alysa Liu. “Apa pun hasilnya, saya sudah merasa cukup.”
Medali perak diraih wakil Jepang, Kaori Sakamoto, yang mencatatkan 224,90 poin total. Sakamoto menampilkan kualitas teknik kuat, termasuk triple flip, triple salchow, dan triple loop.
Namun kesalahan pada kombinasi triple flip–triple toe loop membuatnya kehilangan poin krusial.
“Poin yang hilang dari kesalahan itu persis selisih yang membuat saya gagal meraih emas,” kata Sakamoto. “Itu yang paling membuat frustrasi.”
Rekan senegaranya, Ami Nakai, yang sebelumnya memimpin setelah program pendek, harus puas dengan perunggu setelah melakukan kesalahan pada kombinasi triple lutz–triple toe loop. Nakai menutup kompetisi dengan 219,16 poin.
Bagi Alysa Liu, emas ini menjadi klimaks perjalanan panjang yang sempat terhenti.
Ia tampil di Olimpiade Beijing 2022 pada usia 16 tahun dan finis keenam, sebelum secara mengejutkan mengumumkan pensiun karena kelelahan mental.
Selama dua tahun berikutnya, ia menjalani kehidupan sebagai remaja biasa dan sempat berkuliah di UCLA.
Keputusan untuk kembali berlatih menjadi titik balik.
Musim lalu, Alysa Liu langsung merebut gelar juara dunia. Di Milan-Cortina, ia juga membantu Amerika Serikat meraih emas nomor beregu sebelum mengamankan emas individu.
“Saya merasa cerita perjalanan saya lebih penting dari apa pun,” kata Liu. “Perjalanan ini luar biasa dan saya sangat bersyukur.”
Hasil ini menegaskan kebangkitan Liu sebagai salah satu figur utama seluncur indah dunia.
Dengan kombinasi teknik presisi dan ekspresi artistik yang matang, ia memastikan Amerika kembali berdiri di podium tertinggi nomor putri, sekaligus menandai era baru dalam kariernya yang sempat terhenti namun berakhir manis di panggung Olimpiade.
Artikel Tag: olimpiade musim dingin
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/alysa-liu-rebut-emas-seluncur-indah-perorangan-putri-di-olimpiade-2026

