Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bripda MS Penganiaya Siswa Madrasah Tual Hingga Tewas Jadi Tersangka

    February 21, 2026

    Rio Haryanto soal Dokumen Pribadi Tersebar: Sangat Disayangkan

    February 21, 2026

    Joao Cancelo Bisa Jadi Pilihan Hansi Flick Lawan Levante

    February 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Teknologi»Bareskrim Sebut Eks Kapolres Bima Terima Aliran Dana dari 2 Bandar

    Bareskrim Sebut Eks Kapolres Bima Terima Aliran Dana dari 2 Bandar

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 21, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    Mantan Kapolres Bima Kota, Didik Putra Kuncoro, disebut menerima aliran dana hasil tindak pidana narkoba dari dua bandar yang berbeda.

    Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Kombes Zulkarnain Harahap menjelaskan mulanya Didik bersama eks Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota AKP Malaungi menerima jatah dari sosok bandar ‘B’.

    Zulkarnain menyebut keduanya mendapat setoran uang sebesar Rp400 juta per bulan. Uang itu, kata dia, dibagikan dengan jatah Rp300 juta kepada Didik dan sisanya untuk Malaungi.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    “Jadi mulai dari bulan Juni, Kasat itu mungut uang dari bandar atas nama B. Setiap bulan sekitar Rp400 juta, Kasat kebagian Rp100 juta, Kapolres kebagian Rp300 juta,” ujar Zulkarnain, Sabtu (21/2).





    Zulkarnain mengatakan setoran itu terus diterima Didik dan Malaungi hingga mencapai Rp1,8 miliar. Ia mengatakan setoran dari bandar B berhenti lantaran mengaku sudah tidak sanggup lagi.

    Setelahnya, kata dia, Malaungi kembali mencari sosok bandar lain dan bertemu dengan jaringan Koh Erwin (KE). Zulkarnain mengatakan kepada Malaungi bandar KE menyanggupi pemberian dana sebesar Rp1 miliar.

    “Dia [Malaungi] mencari pendanaan baru [bandar baru] namanya Koh Erwin. Koh Erwin baru sanggupin Rp1 miliar, kekurangannya Rp700 juta atau berapa,” jelasnya.

    Zulkarnain menambahkan seluruh uang itu diserahkan Malaungi secara bertahap dalam tiga kali transaksi. Ia merincikan penyerahannya uang Rp1,4 miliar disamarkan dalam koper, sedangkan uang Rp450 juta dibungkus lewat paperbag dan Rp1 miliar memakai kardus bir.

    “Uang sejumlah Rp1,8 miliar memang diberikan tunai yang kemudian disetor ke bank, selain itu uang Rp1 miliar ditransfer dengan menggunakan nomor rekening nama orang lain,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Zulkarnain saat ini mengatakan pihaknya telah menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri aliran dana yang diterima jaringan ini.

    Sebelumnya, Bareskrim Polri menetapkan eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra telah sebagai tersangka penyalahgunaan narkoba. Didik dinyatakan bersalah atas kepemilikan koper putih yang berisi narkoba yang dititipkan kepada Aipda Dianita di Tangerang Banten.

    Adapun barang bukti narkoba yang ditemukan berupa sabu seberat 16,3 gram, ekstasi 49 butir dan 2 butir sisa pakai (23,5 gr), Aprazolam 19 butir, Happy Five 2 butir dan ketamin 5 gr.

    Didik juga terbukti positif mengonsumsi narkoba dari hasil tes sampel rambut yang diuji di laboratorium atau Hair Follicle Drug Test. Selain kasus itu, Didik juga ditetapkan sebagai tersangka penerima aliran dana hasil tindak pidana narkoba oleh Polda NTB pada Senin (16/2).

    Saat ini Didik telah dijatuhi sanksi Pemecatan Tidak Dengan Hormat atau PTDH sebagai anggota Polri. Selain itu yang bersangkutan juga langsung ditahan di Rutan Bareskrim Polri.

    (tfq/har)


    [Gambas:Video CNN]






    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Rio Haryanto soal Dokumen Pribadi Tersebar: Sangat Disayangkan

    February 21, 2026

    Anggota Brimob Aniaya Siswa hingga Tewas, Polri Akan Tindak Tegas

    February 21, 2026

    Jadwal Buka Puasa Hari Ini Sabtu 21 Februari 2026

    February 21, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Bripda MS Penganiaya Siswa Madrasah Tual Hingga Tewas Jadi Tersangka

    Berita Nasional February 21, 2026

    Ambon, CNN Indonesia — Polres Tual menetapkan anggota Brimob Kompi 1 Batalyon C Pelopor Bripda…

    Rio Haryanto soal Dokumen Pribadi Tersebar: Sangat Disayangkan

    February 21, 2026

    Joao Cancelo Bisa Jadi Pilihan Hansi Flick Lawan Levante

    February 21, 2026

    Negara Afrika Batalkan Uji Coba Vaksin yang Didanai AS

    February 21, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Bripda MS Penganiaya Siswa Madrasah Tual Hingga Tewas Jadi Tersangka

    February 21, 2026

    Rio Haryanto soal Dokumen Pribadi Tersebar: Sangat Disayangkan

    February 21, 2026

    Joao Cancelo Bisa Jadi Pilihan Hansi Flick Lawan Levante

    February 21, 2026

    Negara Afrika Batalkan Uji Coba Vaksin yang Didanai AS

    February 21, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.