Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Benarkah IPO Buat Perusahaan Hilang Kendali? Ini Penjelasan BEI : Okezone Economy

    February 21, 2026

    Alexander Nubel Buka Peluang Hijrah ke Inggris di Musim Depan

    February 21, 2026

    Pemerintah Diminta Evaluasi Penonaktifan Rektor UNM

    February 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Keanggotaan Indonesia di BoP Berpotensi Bebani Keuangan Negara

    Keanggotaan Indonesia di BoP Berpotensi Bebani Keuangan Negara

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 21, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Menurut Founder Nusa Ina Connection (NIC), Abdullah Kelrey, keanggotaan justru berpotensi membebani keuangan negara yang otomatis terasa sampai di dapur rakyat. 


    “Kontribusi sekitar 1 miliar Dolar AS atau setara sekitar Rp17 triliun harus dihitung secara cermat karena tidak memberikan manfaat strategis yang jelas bagi Indonesia,” kata Kelrey dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Jumat malam, 20 Februari 2026.

     Ia menegaskan, tanpa kepastian mandat internasional yang sah, keanggotaan permanen dalam BoP berisiko hanya menjadi instrumen politik global.



    Kelrey juga menyoroti bahwa BOP bukan organ resmi di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), meskipun dikaitkan dengan resolusi Dewan Keamanan PBB. 

    “Dalam praktik hukum internasional, legitimasi suatu lembaga perdamaian menuntut mandat multilateral yang transparan, partisipasi para pihak yang berkonflik, serta mekanisme akuntabilitas yang jelas,” tegas dia.

    Lebih jauh, Kelrey menilai keterlibatan Indonesia berpotensi memberi ruang kerja sama strategis antara AS dan Israel yang dapat melemahkan perjuangan kemerdekaan Palestina. 

    “Jika forum ini digunakan untuk melegitimasi kepentingan geopolitik tertentu dan bukan menghadirkan keadilan bagi Palestina, maka Indonesia harus menolak keras,” tegasnya lagi.

    Kelrey juga mengingatkan bahwa kondisi sosial-ekonomi dalam negeri seharusnya menjadi prioritas utama pemerintah. Ia menggambarkan bahwa dalam setahun terakhir banyak masyarakat menghadapi tekanan ekonomi berat. 

    “Kalau menteri-menteri bidang ekonomi dan sosial benar-benar turun ke lapangan, mereka akan melihat langsung beratnya kehidupan masyarakat. Di atas kertas rakyat terlihat bahagia, tetapi di bawah, banyak yang sedang bertahan hidup,” jelas dia..

    Karena itu, Kelrey menilai pengeluaran dana besar untuk forum internasional yang belum jelas manfaatnya tidak sensitif terhadap penderitaan rakyat. 

    “Anggaran negara seharusnya diprioritaskan untuk pemulihan ekonomi domestik, pengentasan kemiskinan, serta perlindungan sosial yang lebih nyata,” pungkasnya.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Pemerintah Diminta Evaluasi Penonaktifan Rektor UNM

    February 21, 2026

    Demokrasi Lumpuh, Dunia Porak-poranda

    February 21, 2026

    Santri di Mamuju Ditangkap Usai Buang Bayi di Belakang Ponpes

    February 21, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Benarkah IPO Buat Perusahaan Hilang Kendali? Ini Penjelasan BEI : Okezone Economy

    Program Presiden February 21, 2026

    Benarkah IPO Buat Perusahaan Hilang Kendali? Ini Penjelasan BEI (Foto: Okezone) JAKARTA…

    Alexander Nubel Buka Peluang Hijrah ke Inggris di Musim Depan

    February 21, 2026

    Pemerintah Diminta Evaluasi Penonaktifan Rektor UNM

    February 21, 2026

    Harga Emas Antam Hari Ini 21 Februari Naik Rp68.000 Tembus Rp3.012.000 per Gram : Okezone Economy

    February 21, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Benarkah IPO Buat Perusahaan Hilang Kendali? Ini Penjelasan BEI : Okezone Economy

    February 21, 2026

    Alexander Nubel Buka Peluang Hijrah ke Inggris di Musim Depan

    February 21, 2026

    Pemerintah Diminta Evaluasi Penonaktifan Rektor UNM

    February 21, 2026

    Harga Emas Antam Hari Ini 21 Februari Naik Rp68.000 Tembus Rp3.012.000 per Gram : Okezone Economy

    February 21, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.