Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tiga Waria Positif HIV Usai Terjaring Razia di Banda Aceh

    February 22, 2026

    Masih Ada 3 Juta Penerima Bansos PKH dan Sembako yang Belum Cair : Okezone Economy

    February 22, 2026

    Gasperini Akui Roma Tampil Mengejutkan, Prediksi Pertarungan Sengit Hingga Akhir

    February 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Teknologi»Beasiswa dari Negara adalah Utang Budi

    Beasiswa dari Negara adalah Utang Budi

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 22, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    Wamendiktisaintek Stella Christie menegaskan bahwa setiap penerima beasiswa dari negara adalah utang budi.

    Pernyataan tegas itu disampaikan Wamen Stella untuk merespons ucapan alumni penerima beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) yang menyatakan ‘cukup saya WNI, anak jangan’ yang belakangan viral di media sosial.

    Wamen Stella mengatakan dirinya pernah dikecam netizen karena mengimbau bahwa dana beasiswa yang diterima setiap warga adalah utang.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    “Saya pernah dikecam netizen ketika mengimbau penerima beasiswa S1 luar negeri Kemdiktisaintek bahwa beasiswa adalah utang,” kata Stella seperti dikutip detikcom, Minggu (22/2).

    “Namun kenyataannya memang demikian: setiap beasiswa dari negara adalah utang budi,” ucap Stella menegaskan.





    Stella mengatakan penerima beasiswa seharusnya melihat kesempatan itu sebagai amanah, bukan sekedar fasilitas belaka.

    “Pembatasan yang berlebihan justru berpotensi menumbuhkan sikap sinis: penerima beasiswa menjadi kurang bersyukur kepada negara dan sibuk mencari celah untuk menghindari kewajiban,” ucapnya.

    Stella mencontohkan sejumlah ilmuwan diaspora Indonesia yang memberikan sumbangsih untuk negara.

    “Contoh-contoh baik ini perlu disorot Prof. Vivi Kashim di Tiongkok, Prof. Sastia Putri di Jepang, Prof. Haryadi di Amerika Serikat dan masih banyak lagi. Semoga kita terbuka bahwasanya memberi kembali kepada negara memiliki banyak bentuk,” ujar dia.

    Belakangan video yang diunggah akun Instagram @sasetyaningtyas viral di media sosial.

    Ia mengunggah video tengah membuka sebuah paket yang sudah dinantikan. Paket itu berisikan selembar surat pernyataan dari Home Office Inggris soal anak keduanya yang resmi menjadi warga negara Inggris.

    Perempuan itu juga memperlihatkan paspor Inggris yang datang bersamaan dengan surat tersebut.

    “I know the world seems unfair tapi cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan, kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu,” ujar dia dalam video.

    Buntut pernyataannya itu, penerima beasiswa LPDP inisial DS itu pun meminta maaf.

    Ia mengunggah klarifikasi dan permohonan maaf pada Jumat (20/2) seraya mengakui pernyataannya itu keliru dan tidak tepat.

    “Saya menyadari sepenuhnya bahwa kalimat tersebut kurang tepat dan dapat dimaknai sebagai bentuk perendahan terhadap identitas sebagai Warga Negara Indonesia. Untuk itu, saya mengakui kesalahan saya dalam pemilihan kata dan menyampaikannya di ruang publik,” ujarnya.

    (mnf/mnf/rhr)






    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Alumni LPDP Viral, Sarmuji Desak Evaluasi Besar

    February 22, 2026

    1.500 Huntara di Sahraja Aceh Timur Ditargetkan Rampung Lebaran

    February 22, 2026

    Netizen Sindir Kerusakan Jalan Baru di Bima: Hujan Jadi Tersangka?

    February 22, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Tiga Waria Positif HIV Usai Terjaring Razia di Banda Aceh

    Berita Nasional February 22, 2026

    Operasi yang digelar pada Rabu 18 Februari 2026 sekitar pukul 04.11 WIB itu dilakukan berdasarkan…

    Masih Ada 3 Juta Penerima Bansos PKH dan Sembako yang Belum Cair : Okezone Economy

    February 22, 2026

    Gasperini Akui Roma Tampil Mengejutkan, Prediksi Pertarungan Sengit Hingga Akhir

    February 22, 2026

    Jokowi Memang sudah Selesai, Tapi Masih Ada Gibran dan Kaesang

    February 22, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Tiga Waria Positif HIV Usai Terjaring Razia di Banda Aceh

    February 22, 2026

    Masih Ada 3 Juta Penerima Bansos PKH dan Sembako yang Belum Cair : Okezone Economy

    February 22, 2026

    Gasperini Akui Roma Tampil Mengejutkan, Prediksi Pertarungan Sengit Hingga Akhir

    February 22, 2026

    Jokowi Memang sudah Selesai, Tapi Masih Ada Gibran dan Kaesang

    February 22, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.