Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    IHSG Diprediksi Rebound, Simak Saham Pilihan untuk Perdagangan Besok : Okezone Economy

    February 22, 2026

    Komite Reformasi Polri Masuk Tahap Finalisasi Lapor ke Prabowo

    February 22, 2026

    Komite Reformasi Polri Masuk Tahap Finalisasi Lapor ke Prabowo

    February 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Teknologi»Ibu Tiri Bantah Jadi Penyebab Bocah Sukabumi Meninggal Tragis

    Ibu Tiri Bantah Jadi Penyebab Bocah Sukabumi Meninggal Tragis

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 22, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    NS, bocah 13 tahun asal Jampangkulon, Sukabumi, meninggal dunia diduga setelah mengalami berbagai kekerasan oleh ibu tirinya, TR. Kabar tersebut viral di media sosial.

    Kini, TR yang berstatus terlapor membantah tuduhan yang viral di media sosial tersebut, terutama setelah NS sempat menyebut namanya sebagai pihak yang memaksa ia minum air mendidih sebelum meninggal dunia.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    “Tuduhan dari netizen seperti berita itu semua tidak benar. Saya tidak sekeji itu,” kata TR seperti diberitakan detikJabar pada Minggu (22/2).

    TR mengklaim luka lepuhan di sekujur tubuh mendiang bukan karena trauma akibat air panas seperti yang dituduhkan, melainkan karena kondisi kesehatan korban.





    “Anak meninggal karena sakit kanker darah leukemia dan autoimun. Jadi kulit melepuh itu karena faktor panas dalam,” kata TR.

    TR mengakui semenjak berita anak meninggal akibat disiksa ibu tiri yang merujuk kepada NS viral di media sosial, dirinya mendapat berbagai penghakiman dari netizen. TR menyebut saat ini masih menjalani pemeriksaan kepolisian.

    “Saya tidak tahu pulang ke mana, karena kena mental. Dampak dari berita ini saya dan orang tua saya jadi korban. Kasihan bapak saya yang sedang sakit tidak ada yang urus,” kata TR.

    Sementara itu, Kapolres Sukabumi AKBP Samian mengatakan mereka menangani kasus ini dengan ekstra hati-hati. Ia menyebut kasus ini tak cuma didasarkan pada kesaksian verbal, tetapi juga pada bukti medis yang valid secara hukum.

    “Saat ini total 16 saksi telah kami mintai keterangan secara mendalam. Saksi-saksi tersebut mencakup keluarga, saksi yang melihat kondisi TKP, hingga saksi ahli dari tenaga medis atau dokter yang menangani korban,” kata Samian.

    “Kami tidak ingin berspekulasi. Setiap keterangan saksi yang masuk akan kita kroscek secara teliti dengan hasil visum dan otopsi guna memastikan apakah luka-luka tersebut memiliki persesuaian dengan dugaan tindak pidana yang dilaporkan,” katanya.

    Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Hartono mengatakan pemeriksaan luar saat visum atas jenazah korban NS menunjukkan ada luka lecet di sejumlah bagian pada wajah, leher, hingga anggota gerak.

    “Selain itu, ditemukan luka bakar derajat 2A di beberapa titik tubuh dan lebam merah keunguan yang mengindikasikan adanya trauma tumpul,” papar Hartono.

    Pada Kamis (19/2), bocah laki-laki berusia 13 tahun berinisial NS asal Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, diberitakan meninggal dalam kondisi tragis.

    Ia meninggal dengan sejumlah luka lebam hingga bakar di tubuhnya. Hasil autopsi yang dilakukan tim forensik mengungkap adanya luka bakar di hampir seluruh bagian tubuh korban.

    Kondisi terakhir korban viral di media sosial dengan ayah kandungnya menemani dan menyemangati korban yang sudah dalam kondisi lemah. Video yang viral juga disebut korban menunjuk ibu tirinya sebagai pelaku, yang membuat emosi ayah kandung NS kepada TR.

    Sejumlah rumor beredar dari video tersebut bahwa korban diduga menjadi sasaran penganiayaan, termasuk adanya kabar bahwa korban sempat dipaksa meminum air panas.

    [Gambas:Instagram]

    (end)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Komite Reformasi Polri Masuk Tahap Finalisasi Lapor ke Prabowo

    February 22, 2026

    Brimob Aniaya Anak di Maluku Harus Diproses Etik dan Pidana

    February 22, 2026

    Aniaya Anak di Tual Langgar UU HAM

    February 22, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    IHSG Diprediksi Rebound, Simak Saham Pilihan untuk Perdagangan Besok : Okezone Economy

    Program Presiden February 22, 2026

    Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi kembali menguat. (Foto: Okezone.com/Arif Julianto) JAKARTA – Indeks Harga…

    Komite Reformasi Polri Masuk Tahap Finalisasi Lapor ke Prabowo

    February 22, 2026

    Komite Reformasi Polri Masuk Tahap Finalisasi Lapor ke Prabowo

    February 22, 2026

    Kenneth Jonassen Yakin Goh Jin Wei Tampil Bagus di Piala Uber Tahun Ini

    February 22, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    IHSG Diprediksi Rebound, Simak Saham Pilihan untuk Perdagangan Besok : Okezone Economy

    February 22, 2026

    Komite Reformasi Polri Masuk Tahap Finalisasi Lapor ke Prabowo

    February 22, 2026

    Komite Reformasi Polri Masuk Tahap Finalisasi Lapor ke Prabowo

    February 22, 2026

    Kenneth Jonassen Yakin Goh Jin Wei Tampil Bagus di Piala Uber Tahun Ini

    February 22, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.