Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Nestapa Korban Banjir Aceh, Segan Ngungsi ke Rumah Saudara saat Puasa

    February 22, 2026

    Nestapa Korban Banjir Aceh, Segan Ngungsi ke Rumah Saudara saat Puasa

    February 22, 2026

    Barcelona Mengurungkan Ambisinya untuk Dapatkan Nico Schlotterbeck

    February 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Kapolri Jamin Transparansi Proses Pidana dan Etik Bripda Masias

    Kapolri Jamin Transparansi Proses Pidana dan Etik Bripda Masias

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 22, 2026No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    “Saat ini sedang berjalan, saya kira hal-hal yang seperti itu (pengusutan kasus anggota) kita transparan ya,” kata Sigit dikutip Minggu, 22 Februari 2026.


    Sigit pun berani menjamin pengusutan pidana dan etik telah ditangani jajaran polri di daerah melalui asistensi langsung dari Polda Maluku. 

    “Saya kira sudah diproses ya. Saat ini sedang dalam pendalaman, penyelidikan baik proses yang ditangani oleh Polres, diasistensi oleh Polda,” kata Sigit.



    Peristiwa ini bermula saat korban terjatuh dari motornya usai dipukul menggunakan helm, oleh Bripda Masias di jalan Marren Kota Tual pada Kamis, 19 Februari 2026, selepas sahur.

    Bripda Masias mengira korban bersama kakaknya NK (15) hendak melakukan kegiatan balap liar. Usai terjatuh karena dipukul, nyawa dari AT tidak tertolong

    Dalam perkara ini, penyidik telah memeriksa 14 saksi dan menaikkan status kasus dari penyelidikan ke penyidikan dengan menetapkan Bripda Masias jadi tersangka 

    Atas perbuatannya, Bripda Masias dijerat Pasal 76C juncto Pasal 80 ayat (3) UU Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara, serta Pasal 466 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian.



    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Nestapa Korban Banjir Aceh, Segan Ngungsi ke Rumah Saudara saat Puasa

    February 22, 2026

    2 Tewas, 26 WN China Dievakuasi

    February 22, 2026

    Prabowo Ungkap Isi Obrolan 30 Menit dengan Trump

    February 22, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Nestapa Korban Banjir Aceh, Segan Ngungsi ke Rumah Saudara saat Puasa

    Berita Teknologi February 22, 2026

    Daftar Isi Jakarta, CNN Indonesia — Bencana banjir Sumatera membuat para warga di Aceh memutuskan untuk menjadi nomaden…

    Nestapa Korban Banjir Aceh, Segan Ngungsi ke Rumah Saudara saat Puasa

    February 22, 2026

    Barcelona Mengurungkan Ambisinya untuk Dapatkan Nico Schlotterbeck

    February 22, 2026

    Detik-Detik Mencekam di Laga Persijap Jepara vs Persebaya Surabaya: Rahmat Hidayat Tiba-Tiba Kolaps : Okezone Bola

    February 22, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Nestapa Korban Banjir Aceh, Segan Ngungsi ke Rumah Saudara saat Puasa

    February 22, 2026

    Nestapa Korban Banjir Aceh, Segan Ngungsi ke Rumah Saudara saat Puasa

    February 22, 2026

    Barcelona Mengurungkan Ambisinya untuk Dapatkan Nico Schlotterbeck

    February 22, 2026

    Detik-Detik Mencekam di Laga Persijap Jepara vs Persebaya Surabaya: Rahmat Hidayat Tiba-Tiba Kolaps : Okezone Bola

    February 22, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.