Pemain Persija Jakarta, Alaeddine Ajaraie. (Foto: Instagram/persija)
JAKARTA – Penyerang Persija Jakarta, Alaeddine Ajaraie, mengungkapkan kekagumannya terhadap atmosfer religius di Tanah Air saat menjalani ibadah puasa pertamanya di Indonesia. Bagi pemain berkebangsaan Maroko ini, merayakan bulan suci di negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia memberikan dimensi kebahagiaan tersendiri yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.
Pemain yang baru saja didatangkan ini sukses unjuk kualitas saat Persija menang 2-1 atas PSM Makassar dalam lanjutan Super League 2025-2026 di Jakarta International Stadium (JIS), Jumat 20 Februari 2026 lalu. Dia menyumbang satu gol dalam laga tersebut.
Gol tersebut menjadi bukti bahwa menjalankan ibadah puasa bukan menjadi penghalang baginya untuk tetap tampil klinis di depan gawang lawan.
1. Kehangatan Nuansa Islami Bagi Keluarga
Alaeddine Ajaraie mengatakan sangat berkesan bisa berpuasa di Indonesia karena nuansa Ramadhan begitu kental. Dia pun memang baru pertama kalinya berkarier di Asia Tenggara, namun langsung merasa jatuh cinta dengan lingkungan sosialnya.
Kemudahan menemukan fasilitas ibadah dan lingkungan yang suportif menjadi alasan utama betahnya sang pemain di Jakarta.
“Ya, saya senang karena saya berada di negara dengan mayoritas Muslim. Itu membuat saya bahagia,” kata Alaeddine Ajaraie di Jakarta, dikutip Senin (23/2/2026).
Keberadaan masyarakat yang memiliki keyakinan serupa membuatnya lebih mudah beradaptasi dengan budaya lokal tanpa harus merasa asing dengan kebiasaannya sebagai penganut Islam yang taat.
“Itu memberi saya kenyamanan lebih untuk tinggal di sini, bagi saya dan keluarga saya. Alhamdulillah,” tambahnya.
Bagi Ajaraie, faktor kenyamanan keluarga di luar lapangan merupakan elemen krusial yang mendukung performa impresifnya bersama skuad Macan Kemayoran sepanjang musim kompetisi berlangsung.

