Pakistan meluncurkan serangkaian serangan udara lintas batas yang menargetkan “kamp pelatihan dan persembunyian teroris” di wilayah timur Afghanistan pada Minggu (22/2).
Kementerian Pertahanan Afghanistan melaporkan “puluhan” warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, tewas dan terluka dalam insiden tersebut.
Serangan ini terjadi di awal bulan suci Ramadan dan menjadi eskalasi paling masif sejak bentrokan perbatasan pada Oktober lalu yang menewaskan lebih dari 70 orang dari kedua belah pihak.
Islamabad menyatakan bahwa operasi udara tersebut menghantam tujuh lokasi di sepanjang wilayah perbatasan.
Serangan ini diklaim sebagai tindakan balasan atas serangkaian insiden bom bunuh diri yang baru-baru ini mengguncang Pakistan.
