Pebulutangkis ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan. (Foto: Instagram/jordan_praveen)
SEBELUM Zheng Siwei dan Huang Yaqiong mengukuhkan dominasi mereka sebagai penguasa ganda campuran dunia, pasangan asal China itu pernah merasakan pahitnya dibuat frustrasi oleh kekuatan Monster Smash Indonesia, Praveen Jordan. Sebuah momen bersejarah mencatat bagaimana mantan pasangan peringkat satu dunia tersebut sampai kehilangan keharmonisan di tengah lapangan akibat tekanan hebat yang diberikan oleh duet Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.
Zheng Siwei/Huang Yaqiong memang dikenal sebagai pasangan fenomenal yang hampir selalu menapakkan kaki di partai final. Berbagai gelar pernah diraih Zheng/Huang, termasuk meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024.
Namun, jauh sebelum rentetan kejayaan itu, Praveen/Melati pernah memberikan pelajaran berharga di partai puncak French Open 2019.
1. Momen Bersejarah di French Open 2019
Tahun 2019 merupakan masa keemasan bagi Praveen/Melati. Dalam laga final French Open melawan Zheng/Huang, sebuah kejadian unik terjadi saat skor ketat 17-15 di gim pertama. Praveen Jordan, yang memang dikenal memiliki power jump smash mematikan hingga sering merusak shuttlecock, mendapatkan peluang emas saat Huang Yaqiong mengangkat bola terlalu tinggi ke arah belakang.
Praveen langsung menyambut bola tersebut dengan smes keras yang menghujam tajam ke arah Zheng Siwei. Saking cepatnya laju shuttlecock, Zheng Siwei gagal bereaksi dengan sempurna, dan bola justru terlempar jauh ke luar lapangan.
Kegagalan antisipasi ini rupanya memicu ketegangan di kubu China. Huang Yaqiong tertangkap kamera langsung menegur keras rekannya, yang berujung pada cekcok kecil untuk saling mengoreksi di tengah laga yang sedang panas.

