Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Alasan Ini Bikin Francesco Bagnaia Kalahkan Marc Marquez dan Juara MotoGP 2026? : Okezone Sports

    February 24, 2026

    Peringatan BMKG, Sulsel Waspada Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

    February 24, 2026

    Peringatan BMKG, Sulsel Waspada Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

    February 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Mengenal Aisyah RA, Ummul Mukminin yang Paling Dicintai Rasulullah

    Mengenal Aisyah RA, Ummul Mukminin yang Paling Dicintai Rasulullah

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 23, 2026No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Beliau bukan sekadar istri Rasulullah. Beliau Ummul Mukminin. Putri dari Abu Bakar as-Shiddiq RA. Perempuan paling berilmu dalam sejarah Islam. Hidupnya bukan dongeng tanpa badai. 


    Aisyah RA lahir di Mekah sekitar 613–614 M, tahun ke-4 atau ke-5 kenabian. Sejak kecil tak pernah kenal bau jahiliyah. Rumahnya rumah iman. Ayahnya sahabat paling setia Nabi, ibunya Ummu Ruman RA termasuk generasi awal yang masuk Islam. 

    Nuan bayangkan, sebagian anak zaman sekarang hafalnya password WiFi, Aisyah kecil sudah hafal syair, sejarah, bahkan diskusi agama. 



    Umur lima tahun, ketika Nabi melihatnya bermain kuda bersayap, ia menjawab dengan kisah Nabi Sulaiman AS. Ingatan tajam, wawasan luas. Otaknya encer sebelum istilah “gifted” jadi tren parenting.

    Rasulullah melihat Aisyah dalam mimpi, dibawa malaikat dalam kain sutra. Tanda takdir. Bertunangan di Mekah, lalu menikah dan mulai hidup berumah tangga di Madinah pada Syawal tahun 2 H (623 M). Usianya 9 tahun menurut riwayat sahih Bukhari-Muslim. 

    Di zaman itu, itu normal. Jangan pakai kacamata abad 21 untuk menghakimi abad ke-7. Pernikahan ini juga mempererat ikatan Rasulullah dengan Abu Bakar RA. 

    Di bagian pernikahan ini, banyak orang yang tak suka Islam dijadikan argumentasi untuk menyerang. Ya, wes lah, wak!

    Rumah Aisyah berdampingan dengan Masjid Nabawi. Pintu rumahnya langsung ke masjid. Wahyu sering turun di pangkuannya. Nabi wafat di pangkuannya pada 11 H/632 M, usia 63 tahun. 

    Bahkan siwak Nabi dibersihkan oleh Aisyah dengan mulutnya sendiri. Cinta mereka bukan slogan, tapi hidup sehari-hari. Bercanda, mandi dari satu bejana, berdiskusi. Hadis terkenal menyebut cinta terbesar Nabi di dunia adalah kepada Aisyah.

    Soal ilmu? Jangan main-main. Ia meriwayatkan 2.210 hadis. Seperempat hukum Islam bersumber dari riwayatnya. 

    Setelah Nabi wafat, ia jadi rujukan utama fikih, terutama masalah perempuan. Sahabat senior pun bertanya kepadanya. 

    Imam az-Zuhri sampai berkata ilmu Aisyah lebih luas dibanding perempuan lain. Kalau hari ini ada yang alergi pada perempuan cerdas, mungkin itu bukan masalah agama, tapi ego.

    Lalu datang ujian besar: Peristiwa Ifk (afaka–ya’fiku) tahun 5 H, saat pulang dari Bani Mustaliq. Kalungnya jatuh, ia tertinggal. Safwan bin Muattal RA mengantarnya kembali. 

    Fitnah zina disebar kaum munafik, dipimpin Abdullah bin Ubay. Sebulan ia sakit, Rasulullah pun gelisah. Hingga turun QS An-Nur 11–20 yang membersihkan namanya. Kesabarannya luar biasa. Ia berkata, “Kesabaranku seperti kesabaran Yusuf.” 

    Di era sekarang, satu gosip di media sosial saja orang sudah bikin klarifikasi 12 slide. Aisyah? Diam, sabar, menunggu keputusan Allah.

    Tentang hijab, beliau dan para Ummul Mukminin menjaga aurat dengan ketat. Hadis riwayat Abu Dawud tentang Asma’ binti Abu Bakar yang menunjukkan wajah dan telapak tangan boleh tampak, serta riwayat Bukhari-Muslim tentang istri-istri Nabi yang menurunkan jilbab ke wajah saat ada lelaki asing lewat ketika ihram, menjadi rujukan penting. 

    Sebagian ulama mewajibkan atau menganjurkan cadar dengan meneladani praktik Aisyah. Jumhur membolehkan wajah dan telapak tangan tampak. Perbedaan ini rahmat, bukan bahan bakar debat tak berujung. Yang jelas, Aisyah RA adalah simbol kesopanan dan kehormatan.

    Babak paling dramatis? Perang Jamal tahun 36 H/656 M. Setelah Utsman bin Affan RA dibunuh, Aisyah RA menuntut qisas. 

    Bersama Thalhah bin Ubaidillah RA dan Zubair bin Awwam RA, ia menuju Basrah. Tujuannya keadilan, bukan takhta. 

    Namun negosiasi dengan pihak Ali bin Abi Thalib RA gagal. Pecah perang saudara pertama dalam sejarah Islam. 

    Ia berada di atas unta, memberi semangat. Thalhah dan Zubair gugur. Ali menang, tetapi memperlakukan Aisyah dengan hormat, mengantarnya pulang ke Madinah dengan aman. 

    Aisyah kemudian menyesal dan berkata, “Andai aku mati sebelum ini.” Sejak itu ia fokus mengajar, menjauh dari politik.

    Di sini pelajarannya menohok politisi zaman sekarang, berbeda ijtihad tidak menghapus kemuliaan. Salah langkah bukan alasan saling mencaci. 

    Ali menghormatinya, Aisyah mengakui kekhilafan. Kelas. Elegan. Tidak seperti politik hari ini yang ributnya melebihi substansi.

    Aisyah RA wafat 17 Ramadhan 58 H (16 Juli 678 M) di Madinah, usia 66-67 tahun. Ia berwasiat tidak dimakamkan di kamar Nabi, tapi di Jannatul Baqi’. 

    Merasa tak pantas bersanding dengan Rasulullah, Abu Bakar, dan Umar. Tawadhu’ tingkat dewa. Hartanya habis untuk sedekah.

    Empat puluh empat tahun setelah Nabi wafat, ia hidup untuk ilmu. Mengajar, memberi fatwa, mendidik generasi. Perempuan, ulama, bahkan pernah berada di pusaran politik. Teladan lengkap. 

    Kalau bangsa ini mau belajar, belajarlah dari Aisyah. Cerdas tanpa sombong, berani tanpa ambisi, salah tapi mau mengakui, berilmu dan tetap rendah hati.

    Rosadi Jamani
    Ketua Satupena Kalbar



    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Peringatan BMKG, Sulsel Waspada Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

    February 24, 2026

    Fotokopi Ijazah Jokowi saat Nyalon Walikota Solo Kotor, Kumuh, dan Kumal

    February 24, 2026

    PPP Masih Jadi Tumpuan Politik Umat Islam

    February 24, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Alasan Ini Bikin Francesco Bagnaia Kalahkan Marc Marquez dan Juara MotoGP 2026? : Okezone Sports

    Program Presiden February 24, 2026

    Francesco Bagnaia siap menggila di MotoGP 2026. (Foto: Instagram/@pecco63) PEMBALAP Ducati Lenovo,…

    Peringatan BMKG, Sulsel Waspada Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

    February 24, 2026

    Peringatan BMKG, Sulsel Waspada Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

    February 24, 2026

    Kwarcab Purbalingga Gelar Renungan Baden Powell Day 2026

    February 24, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Alasan Ini Bikin Francesco Bagnaia Kalahkan Marc Marquez dan Juara MotoGP 2026? : Okezone Sports

    February 24, 2026

    Peringatan BMKG, Sulsel Waspada Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

    February 24, 2026

    Peringatan BMKG, Sulsel Waspada Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

    February 24, 2026

    Kwarcab Purbalingga Gelar Renungan Baden Powell Day 2026

    February 24, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.