Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dirut Agrinas Impor Mobil dari India Rp24,6 Triliun: Indonesia Dapat Barang Bagus : Okezone Economy

    February 23, 2026

    Bocah Sukabumi Tewas Diduga Disiksa Ibu Tiri: Jantung dan Paru Bengkak

    February 23, 2026

    Nasionalisme Lee Zii Jia Dipertanyakan Saat Minta Bayaran di Piala Thomas

    February 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Program Presiden»Pengusaha Tekstil soal Tarif Trump 0 Persen ke AS dengan Syarat : Okezone Economy

    Pengusaha Tekstil soal Tarif Trump 0 Persen ke AS dengan Syarat : Okezone Economy

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 23, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Pengusaha Tekstil soal Tarif Trump 0 Persen ke AS dengan Syarat (Foto: Freepik)




    JAKARTA – Pengusaha tekstil buka suara soal Agreement on Reciprocal Trade (ART) yang ditandatangani Indonesia dan Amerika Serikat (AS). Dalam perjanjian tersebut, AS memberikan tarif impor nol persen untuk produk tekstil dan pakaian jadi asal Indonesia.

    Salah satu poin utama dalam dokumen tersebut adalah komitmen AS untuk memberlakukan tarif impor nol persen melalui mekanisme tariff-rate quota (TRQ) yang rincian teknisnya akan diatur lebih lanjut.

    Namuun, tarif 0 persen ini tidak sepenuhnya disambut positif kalangan pengusaha. Ada isu dalam tingkat utilisasi yang mempengaruhi volume kuota ekspor pabrikan tekstil dalam negeri. 

    Tarif 0 Persen tapi Impor Bahan Baku dari AS

    Ketua Umum Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia (APSyFI) Redma Gita Wirawasta mengetahui betul syarat pembebasan tarif 0 persen untuk ekspor sektor tekstil ke AS mesti tergantung seberapa besar volume impor bahan baku seperti kapas dan serat buatan dari AS. Semakin banyak pabrik dalam negeri mengimpor bahan baku tersebut dari AS, semakin pula besar kuota ekspor yang didapat.

    “Agak berat untuk mendapatkan kuota besar, karena posisi industri pemintalan yang mengkonsumsi kapas saat ini utilisasi hanya ada di bawah 50 persen,” kata Redma kepada Okezone, Jakarta, Senin (23/2/2026). 

    Redma merincikan, biasanya konsumsi kapas sektor hulu industri tekstil sekitar 600 ribu ton. Dari jumlah itu, porsi kapas dari AS bisa tembus 300 ribu ton.

    Namun, di masa industri tekstil yang sedang fluktuatif ini, tingkat utilisasi di bawah 50 persen membuat volume impor kapas hanya 300 ribu ton, dan serapan impor kapas dari AS sebatas 75 ribu ton.

    “Dalam MoU kemarin, AS meminta Indonesia setidaknya impor 150 ribu ton kapas. Supaya kita bisa impor kapas lebih banyak, utilisasi industri pemintalannya yang harus dinaikan,” kata Redma.

     



    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Dirut Agrinas Impor Mobil dari India Rp24,6 Triliun: Indonesia Dapat Barang Bagus : Okezone Economy

    February 23, 2026

    Jadwal Siaran Langsung Timnas Futsal Putri Indonesia di Piala AFF Futsal Wanita 2026: Hadapi Thailand hingga Malaysia! : Okezone Bola

    February 23, 2026

    IHSG Hari Ini Dibuka Menguat ke 8.334 Sambut Awal Pekan : Okezone Economy

    February 23, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Dirut Agrinas Impor Mobil dari India Rp24,6 Triliun: Indonesia Dapat Barang Bagus : Okezone Economy

    Program Presiden February 23, 2026

    Dirut Agrinas Impor Mobil dari India Rp24,6 Triliun: Indonesia Dapat Barang Bagus (Foto: Freepik) JAKARTA…

    Bocah Sukabumi Tewas Diduga Disiksa Ibu Tiri: Jantung dan Paru Bengkak

    February 23, 2026

    Nasionalisme Lee Zii Jia Dipertanyakan Saat Minta Bayaran di Piala Thomas

    February 23, 2026

    Implementasi Perda KTR DKI Diminta Tak Membebani Ekonomi Rakyat

    February 23, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Dirut Agrinas Impor Mobil dari India Rp24,6 Triliun: Indonesia Dapat Barang Bagus : Okezone Economy

    February 23, 2026

    Bocah Sukabumi Tewas Diduga Disiksa Ibu Tiri: Jantung dan Paru Bengkak

    February 23, 2026

    Nasionalisme Lee Zii Jia Dipertanyakan Saat Minta Bayaran di Piala Thomas

    February 23, 2026

    Implementasi Perda KTR DKI Diminta Tak Membebani Ekonomi Rakyat

    February 23, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.