Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    David Singleton Salut dengan Perlawanan Bogor Hornbills

    February 23, 2026

    Meksiko Dilanda Kekerasan Usai Kematian El Mencho, Presiden Imbau Warga Tetap Tenang

    February 23, 2026

    Jalan-Jalan Aman, Pentingnya Pelindungan Wisatawan dari Biro Perjalanan Wisata : Okezone Women

    February 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Tom Lembong Soroti Tren Kesewenang-wenangan Aparat

    Tom Lembong Soroti Tren Kesewenang-wenangan Aparat

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 23, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    “Terlalu sakit, terlalu pilu, memikirkan tragedi yang menimpa Arianto Tawakal, murid usia 14 tahun yang dibunuh oleh seorang oknum Brimob,” ujar Tom lewat akun Instagram resminya, dikutip Senin, 23 Februari 2026.


    Ia mengajak publik untuk bercermin atas maraknya tindakan kesewenang-wenangan yang mencoreng wajah penegakan hukum.

    “Ibu-Bapak yang saya cintai, tren kesewenang-wenangan sudah mencapai sebuah titik di mana kita harus berkaca: kita ingin dikenal sebagai bangsa dengan budaya seperti apa? Apakah di mata Tuhan Allah dan di mata dunia, kita ingin dikenal dan dikenang sebagai masyarakat yang beringas dan liar?” katanya.



    Meski demikian, Tom menegaskan keyakinannya bahwa mayoritas aparat penegak hukum merupakan pribadi yang baik. Namun, menurutnya, peristiwa ini harus menjadi peringatan keras agar profesionalisme kembali menjadi kiblat utama lembaga penegak hukum.

    “Saya tetap yakin di segenap aparat hukum kita, mayoritas anggota merupakan manusia yang baik. Namun, peristiwa ini harus menjadi peringatan keras untuk mengembalikan profesionalisme sebagai kiblat utama lembaga penegak hukum,” tegasnya.

    Tom juga mengaku memiliki kedekatan emosional dengan nama “Tawakal” yang disandang korban. Ia bercerita, tujuh bulan lalu dirinya mendapat pelajaran bermakna tentang arti tawakal dari sesama tahanan beragama Islam saat berada di penjara.

    “Kematian Arianto Tawakal ini ekstra sedih bagi saya, karena tujuh bulan lalu saya sangat terinspirasi diajarkan oleh sesama tahanan di penjara yang beragama Islam tentang makna kata ‘Tawakal’, di tengah perjuangan saya untuk mengungkap kebenaran dan mendapat keadilan,” ungkapnya.

    Dia pun menyoroti waktu kejadian yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan dan masa pra-Paskah.

    “Tambah heran, bahwa kelakuan oknum Brimob ini juga terjadi di bulan suci Ramadan dan di bulan suci pra-Paskah. Saya tidak bisa membayangkan trauma yang dirasakan keluarga Arianto. Innalillahi wa innailaihi roji’un,” ucapnya.

    Tom bersama istrinya, Ciska, turut menyampaikan doa bagi keluarga korban.

    “Turut berduka yang mendalam; saya dan Ciska doakan Allah SWT menyelimuti keluarga Arianto dengan segala kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi tragedi ini,” tutupnya.

    Sementara itu, Polres Tual, Polda Maluku telah menetapkan Bripda Masias Siahaya sebagai tersangka. Kapolres Tual, AKBP Whansi Des Asmoro, menjelaskan bahwa setelah penetapan tersangka, yang bersangkutan langsung dibawa ke Polda Maluku untuk menjalani sidang kode etik.

    Proses etik tidak ditangani di tingkat Polres karena kewenangannya berada di Polda melalui Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam).

    Dalam penanganan perkara ini, penyidik telah memeriksa 14 saksi dan meningkatkan status kasus dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

    Atas dugaan perbuatannya, Bripda Masias dijerat Pasal 76C juncto Pasal 80 ayat (3) Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara, serta Pasal 466 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian.



    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Meksiko Dilanda Kekerasan Usai Kematian El Mencho, Presiden Imbau Warga Tetap Tenang

    February 23, 2026

    AS Kerahkan 16 Kapal Perang dan 40 Ribu Tentara ke Timur Tengah

    February 23, 2026

    Kapolri Jamin Hukuman Bripda Masias Bakal Setimpal

    February 23, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    David Singleton Salut dengan Perlawanan Bogor Hornbills

    Berita Olahraga February 23, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Basket IBL: Pelatih Pelita Jaya Jakarta, David Singleton mengungkapkan timnya sempat keteteran melawan…

    Meksiko Dilanda Kekerasan Usai Kematian El Mencho, Presiden Imbau Warga Tetap Tenang

    February 23, 2026

    Jalan-Jalan Aman, Pentingnya Pelindungan Wisatawan dari Biro Perjalanan Wisata : Okezone Women

    February 23, 2026

    Menag Bebas dari Sanksi Pidana Usai Lapor Naik Jet Pribadi ke KPK

    February 23, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    David Singleton Salut dengan Perlawanan Bogor Hornbills

    February 23, 2026

    Meksiko Dilanda Kekerasan Usai Kematian El Mencho, Presiden Imbau Warga Tetap Tenang

    February 23, 2026

    Jalan-Jalan Aman, Pentingnya Pelindungan Wisatawan dari Biro Perjalanan Wisata : Okezone Women

    February 23, 2026

    Menag Bebas dari Sanksi Pidana Usai Lapor Naik Jet Pribadi ke KPK

    February 23, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.