Simak kisah pebulu tangkis Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik yang menyebut Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan sebagai inspirasi (Foto: Instagram/@aaronchiatengfong)
KISAH pebulu tangkis Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik menyebut Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan jadi sumber inspirasi tentu menarik untuk diulas. Sebab, mereka saat ini jadi pasangan papan atas dunia.
Chia/Soh menjelma sebagai ganda putra top dalam beberapa tahun terakhir. Namun, ranking keduanya mentok di urutan 2 dunia, posisi yang saat ini ditempati.
1. Lekat dengan Angka 2

Angka 2 memang seakan lekat dengan Chia/Soh. Betapa tidak, mereka kerap disebut sebagai Mr Runner up saking seringnya jadi yang kedua dan sulit meraih titel juara.
Berpasangan sejak 2017, Chia/Soh baru meraih empat gelar di BWF World Tour! Mereka lebih sering jadi runner up dengan 11 kali. Untungnya, pasangan ini pernah sekali jadi juara dunia pada 2022.
Kemudian, Chia/Soh juga dua kali meraih medali perunggu di Olimpiade secara beruntun pada 2022 dan 2024. Sedangkan, di kategori beregu, mereka hanya sanggup membawa Malaysia dua kali juara tiga Piala Sudirman (2021 dan 2023) serta sekali posisi tiga di Piala Thomas 2024.
Beragam capaian Chia/Soh itu tidak terlepas dari peran Ahsan/Hendra. Sebab, keduanya menjadikan The Daddies sebagai sumber inspirasi dalam bulu tangkis.
“Kami menghormati mereka (Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan) di nomor ganda karena mereka paling senior,” kata Chia dalam sebuah wawancara pada 2022.
“Meski sudah lama bermain, mereka tetap mampu tampil konsisten. Itu adalah hal terpenting bagi kami untuk memenangi lebih banyak gelar lagi,” imbuh pria berusia 29 tahun itu.

