Laga PSIM Yogyakarta vs Bali United berakhir 3-3. (Foto: Liga Indonesia Baru)
PELATIH PSIM Yogyakarta, Jean Paul Van Gastel, menyoroti komunikasi anak asuhnya usai bermain 3-3 dengan Bali United. Jean Paul Van Gastel menilai, skuad Laskar Mataram -julukan PSIM Yogyakarta- memiliki masalah struktural komunikasi di lapangan.
PSIM Yogyakarta mendapatkan satu poin saat menahan Bali United di pekan ke-23 Super League 2025-2026. Laskar Mataram harus bersusah payah untuk mendapatkan poin tersebut.
Mereka sempat tertinggal tiga gol hingga pertengahan babak kedua. Namun, laga selesai dengan dramatis lewat skor 3-3 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta pada Senin 23 Februari 2026 malam WIB.
1. Lawan Bali United Salah Satu Laga Tersulit PSIM Yogyakarta
Jean Paul Van Gastel mengakui, pertandingan ini adalah salah satu yang tersulit untuk PSIM Yogyakarta musim ini. Pelatih asal Belanda itu bahkan sempat hilang asa saat Bali United mencetak gol ketiga.
“Ini pertandingan yang sulit karena kita tertinggal di babak pertama. Kami merespons di babak kedua, tetapi justru kembali kebobolan,” kata Jean Paul Van Gastel, Okezone mengutip dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (iLeague), Rabu (25/2/2026).
Walaupun berhasil mengantongi satu poin, Van Gastel tetap tidak puas dengan permainan PSIM Yogyakarta. Ia mengatakan ada masalah pada skuad Laskar Mataram.

