
Makassar, CNN Indonesia —
Banjir merendam permukiman warga di Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Selasa (24/2) malam.
Ketinggian air dilaporkan terus meningkat hingga mencapai hampir satu meter di sejumlah titik.
“Tadi malam kurang lebih jam 09.00 itu sudah mulai air naik terus sampai sekarang ada kenaikan kurang lebih 20 sentimeter. Karena tadi masih di sekitar paha, sekarang sudah di pinggang,” ujar Ihsan saat ditemui di lokasi, Rabu (25/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ihsan memperkirakan ketinggian air saat ini sudah mendekati satu meter, setelah hujan deras turun secara tiba-tiba setelah warga melaksanakan salat tarawih.
“Setahu saya pas selesai salat tarawih, karena saya kembali dari masjid ke rumah itu jalanan masih kering. Tapi tiba-tiba ada hujan deras satu kali, dan bukan cuma deras, tapi air juga langsung naik. Tiba-tiba di dalam rumah sudah sampai kurang lebih 10 sampai 20 sentimeter,” jelasnya.
Sejumlah warga yang terdampak banjir, kata Ihsan telah mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sementara warga lainnya, masih bersiaga sambil mengamankan barang berharga miliknya.
“Alhamdulillah sudah ada beberapa warga yang mengungsi, terutama deretan di bawah ini. Itu sudah bisa dikatakan semuanya sudah mengungsi. Ada juga warga yang sudah persiapan barangnya kalau air naik lagi, mereka langsung mengungsi,” pungkasnya.
Berdasarkan catatan BPBD Makassar jumlah warga terdampak banjir di wilayah Kecamatan Manggala sebanyak 19 kepala keluarga (KK) atau 63 jiwa yang sementara mengungsi di dua masjid sekitar lokasi banjir.
Sebelumnya, BPBD Makassar menyebut sebanyak 545 jiwa mengungsi akibat banjir yang melanda di Kecamatan Manggala dan Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan, setelah diguyur hujan deras.
“Iya ada 545 jiwa atau 169 kepala keluarga (KK) mengungsi akibat banjir,” kata Kepala BPBD Makassar, Muhammad Fadli, Rabu (24/2).
Hujan yang mengguyur Kota Makassar sejak Selasa (24/2) kemarin, mengakibatkan terjadi banjir di lokasi yang merupakan langganan banjir saat musim penghujan tiba.
(mir/gil)
[Gambas:Video CNN]

