Indeks ASX 200 Australia dibuka naik 0,76 persen dan berlanjut menguat 1,06 persen ke level 9.342,20. Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,89 persen saat pembukaan dan kemudian bertambah 0,94 persen ke 6.025,71, sekaligus menembus level psikologis 6.000.
Indeks Nikkei 225 Jepang juga melonjak 1,14 persen atau 652,86 poin ke 57.973,95. Sementara kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong berada di 26.763, lebih tinggi dibanding penutupan sebelumnya di 26.590,32.
Saham produsen chip seperti Samsung Electronics dan SK Hynix juga mencetak rekor tertinggi baru berkat optimisme terhadap sektor AI.
Di dalam negeri, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berisiko melanjutkan koreksi setelah kemarin ditutup turun 1,37 persen ke level 8.281,66. ETF Indonesia yang diperdagangkan di New York, EIDO, juga melemah 0,86 persen ke 17,95 Dolar AS. Secara teknikal, tekanan masih terlihat dengan area support di bawah 8.250 dan resistance di atas 8.300.
Indikator MACD menunjukkan pelemahan momentum, sementara Stochastic RSI membentuk pola death cross di area overbought. IHSG juga ditutup di bawah MA5 di kisaran 8.306.

