Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Aurelien Tchouameni Senang Bisa Bantu Real Madrid Atasi Benfica

    February 26, 2026

    Emas Kembali Melesat Efek Tarif AS dan Inflasi

    February 26, 2026

    ASN Kemenag Ditetapkan Tersangka Penganiayaan Anak Tiri hingga Tewas di Sukabumi : Okezone News

    February 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Kembalikan Negara ke Tangan Para Pemikir

    Kembalikan Negara ke Tangan Para Pemikir

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 25, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Plato pernah memberikan nasihat bikaksana, yang jika disimpulkan akan berbunyi: “Negara akan rusak bila dipimpin oleh serdadu! 


    Hal ini bisa kita ketahui, saat membahas soal Timokrasi (Pemerintahan kaum militer/pecinta kehormatan), Plato menjelaskan bahwa:

    “Negara yang dipimpin oleh orang-orang yang mencintai kehormatan dan kemenangan perang, akan lebih mengutamakan kekuatan daripada kebijaksanaan. Sehingga perlahan menjauh dari keadilan, dan akhirnya merosot ke bentuk pemerintahan yang lebih buruk”. 



    Timokrasi menurut Plato adalah bentuk pemerintahan yang dipimpin oleh orang-orang yang mengejar kehormatan dan kejayaan, yang biasa identik dengan militer. 

    Istilah ini dibahas oleh Plato dalam bukunya Republic (Buku VIII), ketika Plato menjelaskan bagaimana negara ideal bisa mengalami kemerosotan.

    Maka bagi Plato, negara ideal harus dipimpin oleh seorang Filsuf-Raja (Philosopher King), yaitu orang yang mencintai kebijaksanaan dan memahami kebaikan sejati. 

    Nah, kalau kita mau jujur, sebetulnya Jokowi itu bukanlah tipikal Filsof-Raja (Philosopher King), melainkan lebih ke tipikal Ngibul King alias Raja Ngibul. 

    Sedangkan Pemerintahan Prabowo Subianto lebih dekat dengan apa yang dikatakan oleh Plato, sebagai Timokrasi. 

    Oleh sebab itu, sudah sewajarnya jika kita sebagai rakyat mulai mempersiapkan sebaik-baiknya para calon pemimpin yang dari latar belakang pemikir.

    Pemikir di sini merupakan penyederhanaan dari istilah Filsuf-Raja (Philosopher-King) yang dicetuskan oleh Plato. 

    Sebab untuk menemukan Filsuf-Raja saat ini sepertinya agak sulit didapatkan, di negeri yang alokasi dana untuk pendidikannya sudah diserobot untuk proyek Makan Bergizi Gratis alias MBG. 

    Revolusi sistemik memang sangat diperlukan dan harus lebih diutamakan daripada figur, namun di negara yang sudah dikuasai dan dirusak oleh Jokowi dan Prabowo seperti ini, memperbaiki sistem hanyalah ilusi untuk mengobati rasa frustasi. 

    Karena itu, daripada kita sibuk berdebat perbaiki sistem dahulu baru kemudian mencari figur pemimpin nasional atau sebaliknya, lebih baik kita putuskan saja sekarang: kembalikan negara ke tangan pemikir dan Indonesia akan berubah jauh lebih baik! Bagaimana menurut anda? Sapere aude!

    Saiful Huda Ems
    Analis Politik



    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Emas Kembali Melesat Efek Tarif AS dan Inflasi

    February 26, 2026

    LPDP Bakal Pajang Nama Alumni Mangkir dari Pengabdian

    February 26, 2026

    Penuh Keakraban, Raja Yordania Sopiri Presiden Prabowo ke Bandara

    February 26, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Aurelien Tchouameni Senang Bisa Bantu Real Madrid Atasi Benfica

    Berita Olahraga February 26, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Champions: Aurelien Tchouameni dinobatkan sebagai MVP pertandingan saat Real Madrid mengalahkan Benfica…

    Emas Kembali Melesat Efek Tarif AS dan Inflasi

    February 26, 2026

    ASN Kemenag Ditetapkan Tersangka Penganiayaan Anak Tiri hingga Tewas di Sukabumi : Okezone News

    February 26, 2026

    Banjir di Makassar Belum Surut, Pengungsi Bertambah Jadi 878 Jiwa

    February 26, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Aurelien Tchouameni Senang Bisa Bantu Real Madrid Atasi Benfica

    February 26, 2026

    Emas Kembali Melesat Efek Tarif AS dan Inflasi

    February 26, 2026

    ASN Kemenag Ditetapkan Tersangka Penganiayaan Anak Tiri hingga Tewas di Sukabumi : Okezone News

    February 26, 2026

    Banjir di Makassar Belum Surut, Pengungsi Bertambah Jadi 878 Jiwa

    February 26, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.