Menurut laporan The Wall Street Journal yang mengutip rekaman pertemuan tersebut, Gates menegaskan bahwa dirinya tidak melakukan tindakan melanggar hukum.
“Saya tidak melakukan sesuatu yang melanggar hukum. Saya tidak melihat sesuatu yang melanggar hukum,” ujarnya di hadapan staf, dikutip dari 9News, Kamis 26 Februari 2026.
Meski demikian, Gates mengakui bahwa menjalin dan mempertahankan hubungan dengan Epstein merupakan “kesalahan besar”. Ia juga meminta maaf kepada pihak-pihak yang ikut terdampak oleh keputusannya tersebut.
“Saya meminta maaf kepada orang lain yang terseret ke dalam masalah ini karena kesalahan yang saya buat,” katanya.
Sorotan terhadap Gates kembali menguat setelah namanya disebut beberapa kali dalam jutaan dokumen yang baru-baru ini dirilis oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat terkait kasus Epstein. Namun hingga kini, Gates tidak pernah dituduh melakukan pelanggaran oleh para korban Epstein.
Dalam pertemuan itu, Gates juga mengakui pernah memiliki dua hubungan gelap dengan perempuan asal Rusia. Ia menyebut Epstein kemudian mengetahui hubungan tersebut, meski tidak dijelaskan lebih lanjut konteksnya.
Mantan istrinya, Melinda French Gates, sebelumnya mengatakan bahwa mantan suaminya perlu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang masih tersisa terkait keterkaitannya dalam dokumen Epstein. Ia menggambarkan periode tersebut sebagai masa yang “sangat, sangat menyakitkan” dalam pernikahan mereka.
Pasangan Gates mengumumkan perceraian pada 2021 setelah 27 tahun menikah. Sejak saat itu, kehidupan pribadi dan relasi masa lalu Gates terus menjadi perhatian publik, terutama ketika dokumen-dokumen baru terkait Epstein kembali dibuka ke publik.

