Jakarta, CNN Indonesia —
Gelombang pertama pelatihan aparatur sipil negara (ASN) sebagai komponen cadangan (Komcad) akan dimulai pada April tahun ini.
Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan dari 2.000 kuota ASN yang disiapkan untuk gelombang pertama, saat ini baru 987 ASN yang mendaftar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Terkait pelatihan Komcad ASN gelombang pertama, hingga saat ini jumlah ASN yang telah terdata dan mendaftar sebanyak 987 orang dari kuota yang disiapkan sebanyak 2.000 peserta,” kata Rico kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.
Rico mengatakan 987 ASN itu berasal dari kementerian yang berkantor di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Nantinya, lanjut Rico, 2.000 ASN itu akan menjadi kelompok komcad gelombang pertama yang akan melakoni latihan pada April 2026 mendatang.
Kemudian pelatihan gelombang kedua akan digelar pada pertengahan tahun 2026 dengan jumlah peserta yang sama.
“Total ada 4.000 kuota yang Kementerian Pertahanan sediakan,” kata Rico.
Rico melanjutkan, ASN yang akan melakoni pelatihan sebagai komcad ini akan melewati berbagai persyaratan dan seleksi ketat. Salah satu persyaratannya yakni tidak dalam paksaan atau sukarela.
Dia berharap dengan pelatihan ini, seluruh ASN dapat memiliki semangat dan jiwa nasionalisme yang sama untuk mengabdi kepada masyarakat dan negara.
(antara/wis)
[Gambas:Video CNN]

