Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Siti Dinarwenny mengatakan, 109 tiang monorel tuntas dibongkar lebih cepat dari target yang ditentukan.
Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta selanjutnya akan membongkar median jalan sebagai salah satu langkah pemerataan geometrik jalan (leveling jalan) yang termasuk dalam salah satu program penataan kawasan tersebut.
“Kegiatan leveling jalan dilakukan bersamaan dengan penataan saluran air dan jalur pedestrian atau trotoar,” ungkapnya, Kamis, 26 Februari 2026.
Ia menyampaikan, penataan kawasan ini mengusung konsep complete street dengan dibangun fasilitas lengkap di antaranya pedestrian yang nyaman dan estetis, aksesibilitas disabilitas, jalur sepeda, taman, manhole utilitas, saluran air dan drainase, fasilitas penyeberangan hingga penerangan jalan umum (PJU).
“Penataan kawasan dilakukan secara bertahap sepanjang Jalan HR Rasuna Said. Pekerjaan dilakukan pada malam hari guna menjaga keamaan dan keselamatan penguna jalan serta petugas di lokasi pembongkaran,” ungkapnya.
Dinas Bina Marga DKI Jakarta juga meminta maaf kepada pengguna jalan atas ketidaknyamanannya ketika melintas di Jalan HR Rasuna Said, karena selama tahap penataan kawasan, akan diberlakukan penutupan sebagian jalan di titik pengerjaan.
“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan untuk selalu waspada dan berhati-hati saat melintas di Jalan HR Rasuna Said selama progres penataan kawasan berlangsung,” tandasnya.

