Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Scott Parker Akui Burnley Wajib Bangkit Lawan Brentford

    February 27, 2026

    KPK Tahan Napas, Penahanan Yaqut Masih Terganjal Praperadilan

    February 27, 2026

    Kasatgas Tito Sebut Pengungsi Bencana Sumatera Kini 11.250 Orang : Okezone News

    February 27, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Program Presiden»162 Ribu Visa Jemaah Haji Sudah Diproses, Kemenhaj Target Rampung Awal Maret : Okezone News

    162 Ribu Visa Jemaah Haji Sudah Diproses, Kemenhaj Target Rampung Awal Maret : Okezone News

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 27, 2026No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email







    Felldy Utama
    , Jurnalis-Jum’at, 27 Februari 2026 |23:36 WIB

    162 Ribu Visa Jemaah Haji Sudah Diproses, Kemenhaj Target Rampung Awal Maret

    Jamaah Haji Indonesia (Foto: Okezone)












    JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah RI melaporkan perkembangan terbaru proses pemvisaan jemaah haji Indonesia. Hingga saat ini, sekitar 162.000 dokumen jemaah telah berhasil diproses, sementara sekitar 40.000 dokumen lainnya masih dalam tahap penyelesaian.

    Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kemenhaj, Ian Heriyawan menyampaikan, bahwa tim pemvisaan yang berjumlah 85 personel bekerja secara intensif selama 24 jam untuk memastikan seluruh dokumen selesai tepat waktu.

    “Sejauh ini, lebih kurang 162 ribu jemaah sudah berproses, tersisa sekitar 40 ribuan. Untuk visa yang sudah dicetak sendiri sudah mencapai angka 57 ribu,” ujar Ian, Jumat (27/2/2026).

    Ian mengakui proses pemvisaan tidak lepas dari sejumlah kendala teknis. Tantangan utama yang dihadapi adalah konektivitas sistem dengan otoritas Arab Saudi serta sinkronisasi pemaketan layanan, termasuk penentuan hotel dan pembagian kamar jemaah.

    “Tantangan utamanya adalah koneksitas teknis dengan Saudi dan sinkronisasi pemaketan layanan, karena ini sangat krusial untuk memastikan kepastian akomodasi jemaah selama di sana,” jelasnya.

     



    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Kasatgas Tito Sebut Pengungsi Bencana Sumatera Kini 11.250 Orang : Okezone News

    February 27, 2026

    Pramono Usul Haul Ulama Betawi Digelar Setiap HUT DKI Jakarta : Okezone News

    February 27, 2026

    Insanul Fahmi Syok Digugat Cerai Wardatina Mawa : Okezone Celebrity

    February 27, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Scott Parker Akui Burnley Wajib Bangkit Lawan Brentford

    Berita Olahraga February 27, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Inggris: Scott Parker mengakui performa kandang Burnley musim ini belum cukup baik…

    KPK Tahan Napas, Penahanan Yaqut Masih Terganjal Praperadilan

    February 27, 2026

    Kasatgas Tito Sebut Pengungsi Bencana Sumatera Kini 11.250 Orang : Okezone News

    February 27, 2026

    Max Allegri Masih Harus Mencari Duet Ideal Untuk Lini Depan AC Milan

    February 27, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Scott Parker Akui Burnley Wajib Bangkit Lawan Brentford

    February 27, 2026

    KPK Tahan Napas, Penahanan Yaqut Masih Terganjal Praperadilan

    February 27, 2026

    Kasatgas Tito Sebut Pengungsi Bencana Sumatera Kini 11.250 Orang : Okezone News

    February 27, 2026

    Max Allegri Masih Harus Mencari Duet Ideal Untuk Lini Depan AC Milan

    February 27, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.