Berita Tenis: Pukulan-pukulan keras dan dahsyat dari kaki depan adalah andalan Andrey Rublev. Ia juga menunjukkan kemampuan bermain yang apik demi mencapai tonggak bersejarah di Dubai.
Petenis unggulan kelima mengalahkan petenis berkebangsaan Prancis, Arthur Rinderknech dengan 6-2, 6-4 di perempatfinal Dubai Tennis Championships musim 2026.
Petenis berusia 28 tahun pun kini bergabung dengan mantan petenis berkebangsaan Swiss, Roger Federer (11) dan petenis berkebangsaan Serbia, Novak Djokovic (10) sebagai petenis putra ketiga dalam sejarah yang lolos ke semifinal Dubai Tennis Championships sebanyak lima kali atau lebih.
Semifinal tersebut juga menjadi semifinal ke-48 dalam karier petenis peringkat 18 dunia dan ia memperlihatkan salah satu permainan terbaik sampai sejauh ini pada musim 2025. Petenis yang memenangkan 11 dari 14 game pertama, menembakkan 19 winner dan melakukan 11 unforced error.
Petenis yang mengkonversi empat dari tujuh peluang break point yang ia ciptakan, membutuhkan waktu 74 menit demi memetik kemenangan keempat atas Rinderknech.
“Tentu, bertanding melawan petenis seperti Arthur, pengembalian adalah kunci,” ungkap Rublev. “Saya pikir itu keduanya. Game di mana saya bisa mematahkannya, saya mengembalikan bola dengan baik. Dan juga, ia mungkin melakukan dua atau tiga servis pertama dan dua atau tiga servis kedua, jadi, saya mendapatkan sedikit peluang untuk menyerang servis kedua. Dan saya mampu mengembalikannya dengan baik dan mengambil peluang itu.”
“Karena kadang-kadang ketika mereka melakukan servis dengan servis pertama, maka akan lebih sulit untuk mematahkannya. Jadi, saya mendapatkan peluang kecil yang ia berikan kepada saya dan saya bisa langsung memanfaatkannya.”
Rublev menambahkan, “Ia servis dengan lebar, saya mengembalikan dengan sangat baik. Saya berpikir, pastinya ia akan melakukan kesalahan atau memberi saya bola yang mudah untuk diantisipasi. Tetapi pada akhirnya, lob yang ia mainkan dengan forehand volley, mendarat dengan sangat dalam dan dekat dengan garis. Jadi, tidak ada benar-benar ruang.”
“Dan saya berpikir, baiklah, saya akan melakukan satu pukulan lob beruntung, mungkin akan terjadi sesuatu yang seperti dongeng karena saya tidak punya ruang. Mungkin saya bisa memukul keras ke arah garis, tetapi saya merasa ia akan mengatasinya. Jadi, saya berpikir, baiklah, jika ia terlalu dekat, mungkin pukulan lob akan berhasil. Saya mulai melihat ia menangkapnya dengan cukup mudah, saya berpikir, tidak mungkin. Saya beruntung ia tidak bisa memukulnya terlalu keras.”
“Saya menguasai sisi itu dengan baik dan saya melakukan pukulan forehand menyilang yang beruntung tepat di garis. Dalam kasus saya, saya tidak memiliki banyak momen apik dari pertahanan. Biasanya semua momen apik saya berasal dari serangan, jadi, saya mulai mendapatkan momen apik dari pertahanan.”
Selanjutnya, juara Dubai Tennis Championships musim 2022, Rublev akan berhadapan dengan Tallon Griekspoor demi memperebutkan satu tempat di final setelah petenis berkebangsaan Belanda menumbangkan petenis berkebangsaan Ceko, Jakub Mensik dengan 6-3, 3-6, 6-2.
Artikel Tag: dubai tennis championships, andrey rublev, tallon griekspoor, arthur rinderknech
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/andrey-rublev-melangkah-ke-semifinal-kelima-di-dubai

