Ganda Putri Indonesia, Lanny Tria Mayasarai/Apriyani Rahayu. (Foto: PBSI)
MULHEIM – Petualangan pasangan ganda putri Indonesia, Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu, di ajang German Open 2026 harus berakhir lebih awal. Duet anyar tim Merah Putih ini terpaksa mengakui keunggulan wakil Jepang, Kao Osawa/Mai Tanage, di babak 16 besar dengan skor 13-21 dan 17-21 pada Jumat 27 Februari 2026.
Kekalahan ini terasa cukup menyesakkan, mengingat Lanny/Apriyani sempat menunjukkan perlawanan sengit sebelum akhirnya ditaklukkan oleh ganda putri peringkat 19 dunia tersebut.
1. Penyebab Kekalahan
Sorotan utama dalam pertandingan ini terjadi pada gim kedua. Setelah kalah di gim pertama, Lanny/Apriyani sebenarnya sempat menemukan ritme permainan yang tepat dan memimpin cukup jauh dengan skor 15-10.
Namun, keunggulan tersebut sirna seketika saat pasangan Jepang yang menjadi unggulan kelima itu berhasil menyamakan kedudukan menjadi 15-15, hingga akhirnya berbalik unggul.
Lanny Tria Mayasari mengakui bahwa hilangnya fokus saat berada di atas angin menjadi bumerang bagi mereka.
“Di gim kedua sebenarnya dari awal kami sudah mendapatkan pola permainan dan sempat memimpin sampai 15-10. Tapi setelah itu kami terlalu lengah,” terang Lanny, dikutip dari tim Humas dan Media PP PBSI, Sabtu (28/2/2026).
“Saat lawan mulai mengejar hingga menyamakan kedudukan, kami justru jadi bingung sendiri dan tidak bisa menjaga ritme permainan,” tambahnya.

