
Jakarta, CNN Indonesia —
PDI Perjuangan (PDIP) melarang kadernya memanfaatkan program makan bergizi gratis (MBG) untuk mencari keuntungan finansial atau bentuk manfaat material lainnya.
Larangan itu tercantum dalam surat Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDI Perjuangan bernomor 940/IN/DPP/II/2026 tertanggal 24 Februari 2026.
“DPP PDI Perjuangan menginstruksikan kepada seluruh kader partai pada tiga pilar partai (Struktural, Legislatif, dan Eksekutif), dilarang keras, baik secara langsung maupun tidak langsung, memanfaatkan Program MBG untuk mencari keuntungan finansial atau bentuk manfaat material lainnya,” dikutip dari surat tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
DPP PDI Perjuangan meminta kader menjaga integritas, serta memastikan tidak terjadi penyalahgunaan kewenangan yang dapat mencederai kepercayaan rakyat kepada partai.
Kader juga diminta mengawal pelaksanaan Program MBG di daerah masing-masing agar berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, tepat sasaran, transparan, serta mengutamakan keselamatan dan kepentingan masyarakat.
“Setiap pelanggaran terhadap instruksi ini akan dipandang sebagai pelanggaran disiplin Partai dan akan dikenakan sanksi organisasi sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai serta Peraturan internal Partai,” dikutip dari surat.
Politisi PDI Perjuangan Guntur Romli membenarkan adanya surat itu. Ia mengatakan surat itu sebagai jawaban untuk menegaskan PDIP selama ini tidak pernah mengijinkan adanya kepentingan orang per orang untuk ikut terlibat dalam “bisnis” MBG.
“Dengan adanya larangan tersebut sikap Partai sangat jelas. MBG adalah program pemerintah untuk rakyat dan dalam pelaksanaannya tidak boleh ada komersialisasi atas program kerakyatan tersebut,” kata Guntur.
Ia menjelaskan surat itu juga untuk menjawab tuduhan Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati yang menyebut seluruh kader partai politik memiliki dapur MBG.
“Dengan demikian partai melarang keterlibatan anggota dan kader PDI Perjuangan pada bisnis MBG,” ujarnya.
(tfq/isn)
[Gambas:Video CNN]

