Kemenangan Goh Jin Wei di Singapore International Challenge pada hari Minggu merupakan dorongan strategis bagi kepercayaan dirinya menjelang kampanye Piala Uber Malaysia di Horsens, Denmark, dari 24 April hingga 3 Mei.
Pemain peringkat 55 dunia itu mengalahkan pemain Indonesia peringkat 100 dunia, Komang Ayu Cahya Dewi, dengan skor 21-11, 21-11 dalam waktu 29 menit untuk meraih gelar senior pertamanya dalam sembilan tahun.
Juara dunia junior dua kali ini terakhir kali memenangkan gelar senior di SEA Games 2017 di Kuala Lumpur.
Pelatih Nova Armada mengatakan bahwa keputusan untuk mengikuti ajang tingkat bawah merupakan langkah yang disengaja untuk mengembalikan kepercayaan diri pemain.
“Saya ingin Jin Wei kembali memenangkan gelar internasional setelah sekian lama. Mungkin ini gelar kecil, tetapi sangat berarti bagi kepercayaan dirinya,” kata Nova.
“Dia mampu mempertahankan level permainannya melawan pemain-pemain berkualitas dari Indonesia, India, dan Thailand. Ini merupakan persiapan yang baik untuk Piala Uber dan saya berharap dia akan lebih matang lagi di Denmark.”
Goh Jin Wei, 26 tahun, kesulitan mempertahankan intensitas fisik dalam pertandingan berturut-turut sejak menjalani operasi kolektomi pada tahun 2019.
Menyelesaikan lima ronde di Singapura tanpa hambatan fisik menandai terobosan signifikan dalam pemulihannya.
Atlet bulu tangkis itu mengungkapkan rasa terima kasihnya di media sosial setelah kemenangan tersebut.
“Sudah lama sekali… menjadi juara setelah delapan tahun,” kata Jin Wei, merujuk pada medali emas Olimpiade Remaja 2018 yang diraihnya.
“Terima kasih karena tidak menyerah padaku. Jangan pernah menyerah karena segala sesuatu mungkin terjadi.”
Nova mengatakan Jin Wei selanjutnya akan berkompetisi di Ruichang Masters di China pada 10-15 Maret sebelum kembali ke ajang Super 300 dan Super 500.
“Dia menunjukkan tanda-tanda ini di Thailand Masters meskipun memberikan kemenangan tanpa bertanding di final. Di Singapura, dia memainkan pertandingan babak 16 besar dan perempat final pada hari Jumat dan mempertahankan kondisi fisiknya hingga final.”
“Itu adalah perkembangan yang sangat positif,” katanya.
Kebangkitan Goh Jin Wei, bersamaan dengan kemajuan pemain peringkat 38 dunia K. Letshanaa dan peringkat 41 dunia Wong Ling Ching, memberikan Malaysia kedalaman yang sangat dibutuhkan di nomor tunggal putri.
Dengan pasangan ganda putri Pearly Tan-M. Thinaah memimpin skuad, Malaysia akan berangkat ke Denmark dengan tujuan menciptakan kejutan di Piala Uber.
Artikel Tag: goh jin wei, komang ayu cahya dewi, nova armada, singapore internasional challenge 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/gelar-singapore-international-challenge-babak-baru-masa-depan-goh-jin-wei

