Ketegangan geopolitik yang meningkat membuat investor global berbondong-bondong memburu emas sebagai aset safe haven atau lindung nilai.
Pada perdagangan Senin, 2 Maret 2026, harga emas melonjak 1,4 persen ke level 5.360,49 Dolar AS per troy ons. Ini menjadi pertama kalinya emas kembali menembus level 5.300 Dolar AS sejak Desember 2025.
Berdasarkan data Refinitiv, harga emas dunia berada di posisi 5.277,29 Dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat, menguat 1,74 persen dalam sehari.
Level tersebut menjadi yang tertinggi dalam sebulan terakhir, tepatnya sejak 30 Januari 2026. Secara mingguan, emas bahkan mencatat kenaikan signifikan sebesar 3,41 persen.
Jika ketegangan terus berlanjut, bukan tidak mungkin harga emas kembali mencetak rekor baru dalam waktu dekat.

