Jakarta

    Massa demonstrasi membakar pos polisi (pospol) di depan Gedung Polda Metro Jaya. Mereka juga membakar barrier pembatas dan pagar.

    Pantauan detikcom di lokasi, Jumat (29/8/2025), pukul 18.32 WIB, massa masih bertahan di depan Gedung Polda Metro Jaya meski diguyur hujan deras. Ada yang mengenakan jas hujan, payung, ada juga yang tidak.

    Pos polisi yang dibakar berada di depan Gedung Polda Metro Jaya, Jalan Sudirman. Api masih berkobar meski sudah diguyur hujan.


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



    Selain itu, mereka juga menghancurkan CCTV di depan Polda Metro. Mereka menyanyikan sejumlah lagu seperti Gugur Bunga, Indonesia Raya, hingga Tanah Airku.




    Sejumlah massa juga berteduh di bawah jembatan penyebrangan orang (JPO). Massa masih memenuhi ruas Jalan Sudirman.

    Mereka membentuk barikade dan saling melindungi satu sama lain. Pengendara masih belum bisa melintasi Jalan Sudirman di depan Polda Metro Jaya.

    Sebagai informasi, demonstrasi ini dipicu kematian Affan Kurniawan usai dilindas rantis Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8) malam. Rantis Brimob itu awalnya menabrak Affan.

    Mobil sempat berhenti sejenak, lalu melaju lagi sambil melindas Affan yang sudah tergeletak di jalan. Massa dari pengemudi ojol dan warga langsung mendatangi Mako Brimob Kwitang, Jakpus. Massa yang mengamuk sempat membakar pos polisi (pospol) di kolong flyover Senen.

    Presiden Prabowo Subianto juga menyatakan kecewa terhadap tindakan personel Brimob yang menyebabkan Affan tewas. Dia meminta kasus ini diusut tuntas dan pelaku diberi hukuman sekeras-kerasnya.

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun menyampaikan permohonan maaf ke keluarga korban dan berjanji mengusut kasus secara transparan. Ada tujuh anggota Brimob yang diamankan buntut peristiwa tersebut.

    Halaman 2 dari 2

    (mib/isa)







    Source link

    Share.