Jakarta

    Tetangga driver ojek online (ojol) yang dilindas mobil kendaraan taktis (rantis) Brimob hingga tewas mengungkap sosok Affan Kurniawan sehari-hari. Reza yang merupakan teman kecil Affan, mengatakan sosok kawannya merupakan pribadi yang bertanggung jawab terhadap keluarga dan tak neko-neko.

    Affan merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Affan dikenal sebagai tulang punggung yang kerap menyisakan setengah penghasilan untuk keluarga.

    “Ngekos dari kecil, dari dia belum sekolah, memang tinggal di sini, sama orang tuanya, dia anak kedua dari 3 bersaudara. Dia sama orang tuanya bareng, ngekos bareng sama orang tua,” kata Reza di rumah duka kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025).


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Reza mengatakan Affan sempat bekerja sebagai sekuriti atau penjaga keamanan di lingkungan tempat tinggal. Ia menyebut Affan merupakan sosok yang bertanggung jawab.

    “Dia orangnya tanggung jawab, tulang punggung keluarga kalau bisa dibilang, sebelum Gojek ini dia sempat jadi sekuriti lingkungan di sini. Dia Gojek baru 2 tahunanlah kurang lebih,” ungkap Reza.

    “Orangnya pendiam, dia paling kalau ketemu say hello nyapa gitu, kerja. Sebelum Gojek sekuriti lingkungan, jaga protal dia, portal lingkungan sini semenjak covid satu pintu, lumayan lama ada 4 tahunan dia, dari lulus sekolah dia jadi sekuriti,” tambahnya.

    Reza mengaku kaget mendengar kematian Affan Kurniawan lantaran aksi keji di malam demonstrasi. Ia kembali mengenang sosok Affan yang selalu menyisihkan penghasilan untuk membantu orang tua.

    “Kaget sih pasti kaget ya, jatohnya adik-adikan, kecilnya tahu, pasti kecewa, semua pasti kecewa,” ujar Reza.

    “Setiap almarhum cari nafkah, hampir setengah penghasilan buat keluarga. Tanggung jawab kalau saya bilang. Ngebantu orang tua, orangnya juga pendiam, nggak neko-neko. Kalau saya bilang ya anak baik-baik,” sambungnya.

    Sebelumnya diberitakan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bertemu dengan pihak keluarga Affan Kurniawan, sopir ojek online yang tewas dilindas rantis Brimob di Jakarta. Kapolri menyampaikan dukacita yang mendalam ke keluarga korban dan berjanji akan mengusut tuntas insiden ini.

    “Yang pertama saya mengucapkan belasungkawa dan dukacita yang sangat mendalam terhadap almarhum Affan dan tentunya kepada seluruh keluarga atas musibah yang terjadi,” kata Jenderal Sigit.

    Dia telah bertemu dengan keluarga almarhum Affan di RSCM. Ia menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada keluarga Affan.

    “Tadi kami menyampaikan belasungkawa dan minta maaf, dari institusi kami atas musibah yang terjadi,” imbuhnya.

    (dwr/imk)



    Source link

    Share.