Jakarta

    Massa aksi berkumpul di Polda Metro Jaya menuntut pengusutan kasus tewasnya Affan Kurniawan, driver ojek online yang dilindas mobil rantis. Mereka memblokade setengah ruas jalan Jenderal Sudirman.

    Pantauan detikcom, pukul 15.44 WIB, Jumat (29/8), massa membentangkan water barrier di setengah ruas jalan. Arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman pun tersendat.

    Akses masuk ke kawasan SCBD sementara ditutup. Kendaraan dari Bundaran HI ataupun Gatot Subroto diluruskan ke Bundaran Senayan.


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Massa demo di Polda Metro Jaya. (Wildan/detikcom)

    Aksi sempat memanas sesaat massa tiba di Polda Metro Jaya. Mereka sempat menghadang dan merusak mobil polisi.

    Massa dan polisi sempat saling dorong dan adu lempar. Per pukul 15.47 WIB, situasi massa di Polda Metro Jaya mulai kondusif kembali.

    Sebagai informasi, Affan tewas setelah dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8) malam. Rantis Brimob itu awalnya menabrak Affan.

    Mobil sempat berhenti sejenak, lalu melaju lagi sambil melindas Affan yang sudah tergeletak di jalan. Massa dari pengemudi ojol dan warga langsung mendatangi Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat (Jakpus).

    Massa yang mengamuk membakar pos polisi (pospol) di kolong flyover Senen. Saat ini, massa sudah membubarkan diri.

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun menyampaikan permohonan maaf ke keluarga korban dan berjanji mengusut kasus secara transparan. Ada tujuh anggota Brimob yang diamankan buntut peristiwa tersebut.

    Presiden Prabowo Subianto juga menyatakan dirinya kecewa terhadap tindakan personel Brimob yang menyebabkan Affan tewas. Dia meminta kasus ini diusut tuntas dan pelaku diberi hukuman sekeras-kerasnya.

    (wnv/idn)



    Source link

    Share.