Close Menu
IDCORNER
  • Internasional
  • Nasional
  • Home
  • Homepage
  • Get In Touch IDCORNER
  • Our IDCORNER
  • Jadwal Buka Puasa 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Xiaomi 17T Series Resmi Meluncur di Indonesia: Standar Baru Performa dan Fotografi Leica

June 3, 2026

Diplomasi Transaksional Donald Trump: Sinyal De-eskalasi di Lebanon dan Peluang Rekonsiliasi dengan Iran

June 2, 2026

Dinamika Kurs Rupiah: Jakarta Bertransformasi Menjadi Destinasi Strategis Wisatawan Regional

June 2, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
IDCORNER
Subscribe
  • Home
  • World
    1. Teknologi
    2. Lifestyle
    3. Olahraga
    4. View All

    Xiaomi 17T Series Resmi Meluncur di Indonesia: Standar Baru Performa dan Fotografi Leica

    June 3, 2026

    Modernisasi Intelijen Global: AS Alokasikan USD 9 Miliar untuk Infrastruktur AI CIA dan NSA

    May 26, 2026

    Normalisasi Digital Iran: Presiden Masoud Pezeshkian Instruksikan Pemulihan Akses Internet Internasional

    May 26, 2026

    Antara Satir dan Teknologi: Analisis Unggahan Gambar Donald Trump Bersama Sosok Ekstraterestrial

    May 18, 2026

    Dinamika Kurs Rupiah: Jakarta Bertransformasi Menjadi Destinasi Strategis Wisatawan Regional

    June 2, 2026

    Optimalkan Konektivitas Ibadah: Panduan Lengkap Tarif dan Aktivasi Roaming Haji 2026 IM3 & Tri

    May 6, 2026

    AS Keluarkan Peringatan Darurat: Serukan Warga Amerika Segera Tinggalkan Timur Tengah Timur Tengah

    March 7, 2026

    Guncangan di Tel Aviv: Gelombang Serangan Udara Paksa Aktivitas Sipil dan Penerbangan Terhenti

    March 6, 2026

    Dominasi Manchester City di Final Carabao Cup: Dwigol Nico O’Reilly Redam Perlawanan Arsenal

    March 23, 2026

    Dominasi George Russell di Sprint GP Tiongkok 2026: Pertarungan Sengit Warnai Puncak Podium

    March 14, 2026

    Mengejutkan! Pengamat Sepak Bola Ungkap Teja Paku Alam Luput dari Radar John Herdman untuk Timnas Garuda?

    March 9, 2026

    Menit Bermain Reguler: 5 Pilar Timnas Indonesia U-20 yang Menjadi Andalan di Level Klub

    March 6, 2026

    Diplomasi Transaksional Donald Trump: Sinyal De-eskalasi di Lebanon dan Peluang Rekonsiliasi dengan Iran

    June 2, 2026

    Eskalasi Konflik Ukraina: Serangan Udara Masif 656 Drone Rusia Akibatkan Krisis dan Korban Jiwa

    June 2, 2026

    Guncangan di Anfield: Arne Slot Resmi Meletakkan Jabatan sebagai Manajer Liverpool

    May 31, 2026

    Eskalasi di Jalur Gaza: Israel Lancarkan Serangan Udara pada Malam Idul Adha dan Klaim Eliminasi Komandan Hamas

    May 28, 2026
  • Lifestyle

    Dinamika Kurs Rupiah: Jakarta Bertransformasi Menjadi Destinasi Strategis Wisatawan Regional

    June 2, 2026

    Optimalkan Konektivitas Ibadah: Panduan Lengkap Tarif dan Aktivasi Roaming Haji 2026 IM3 & Tri

    May 6, 2026

    AS Keluarkan Peringatan Darurat: Serukan Warga Amerika Segera Tinggalkan Timur Tengah Timur Tengah

    March 7, 2026

    Guncangan di Tel Aviv: Gelombang Serangan Udara Paksa Aktivitas Sipil dan Penerbangan Terhenti

    March 6, 2026

    Momen Hangat Keluarga Beckham: David dan Victoria Rayakan Ulang Tahun Brooklyn Penuh Makna

    March 5, 2026
IDCORNER
Home»Berita»Strategi di Balik Api: Mengapa Infrastruktur Energi Menjadi Sasaran Krusial dalam Konflik Iran
Berita

Strategi di Balik Api: Mengapa Infrastruktur Energi Menjadi Sasaran Krusial dalam Konflik Iran

News UpdateBy News UpdateMarch 21, 2026Updated:March 21, 2026No Comments3 Mins Read18 Views
Share Twitter
Share
Twitter

Konflik yang terus bereskalasi di kawasan Timur Tengah telah menyoroti peran krusial infrastruktur energi sebagai target strategis. Sebuah analisis mendalam oleh The New York Times mengungkap bahwa setidaknya 39 fasilitas energi, meliputi kilang minyak, ladang gas alam, dan situs vital lainnya di sembilan negara, telah mengalami kerusakan signifikan sejak eskalasi serangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Beberapa di antaranya dihantam oleh serangan drone, bahkan ada yang menjadi sasaran berkali-kali.

Kondisi ini menegaskan bahwa kedua belah pihak dalam konflik memandang energi sebagai instrumen ampuh untuk menimbulkan kerugian ekonomi yang substansial. Iran sangat bergantung pada minyak dan gas alam untuk menopang operasional pemerintah dan kebutuhan domestiknya. Di sisi lain, Amerika Serikat berupaya keras mencegah lonjakan harga yang lebih tinggi agar tidak merusak stabilitas tatanan ekonomi global. Clayton Seigle, seorang pakar energi dari Center for Strategic and International Studies (CSIS), menegaskan, “Semakin lama perang ini berlangsung, semakin besar kemungkinan kedua belah pihak akan memainkan kartu daya tawar energi terkuat mereka. Serangan terhadap fasilitas ini tidak mudah dipulihkan.”

Skala Kerusakan dan Metode Analisis

Untuk mengidentifikasi skala kerusakan dan jumlah serangan, The New York Times melakukan tinjauan komprehensif terhadap pernyataan dari pemerintah, perusahaan energi milik negara, dan swasta. Selain itu, data dari dua firma riset terkemuka, ClearView Energy Partners dan Institute for the Study of War, turut diverifikasi. Hasilnya menunjukkan setidaknya 47 serangan telah terjadi hingga Jumat pekan lalu, meskipun belum ada penghitungan resmi dan kemungkinan besar lebih banyak lagi serangan yang terjadi setiap harinya.

Titik-Titik Krusial yang Terdampak

Sejumlah lokasi strategis yang menjadi target serangan mencakup Pelabuhan Jebel Ali, Kilang Ras Tanura yang diserang berkali-kali, Fujairah, serta fasilitas penyimpanan minyak Fardis. Pentingnya energi dalam konflik ini semakin nyata setelah Israel menyerang fasilitas yang terkait dengan ladang gas South Pars milik Iran. Respons Iran tak kalah sengit, dengan melancarkan serangan balasan di seberang Teluk. Setidaknya 10 lokasi dilaporkan rusak dalam sepekan terakhir, termasuk pusat energi di Qatar, serta kilang minyak di Kuwait, Arab Saudi, dan Israel.

Dampak Pasar Global dan Krisis LNG

Serangkaian serangan ini sontak memicu lonjakan harga minyak dan gas alam, memicu kekhawatiran para pelaku pasar akan terhambatnya pasokan energi dari Teluk selama berbulan-bulan. Harga Brent crude, patokan minyak internasional, sempat melampaui $119 per barel pada Kamis pagi, sebelum sedikit mereda. Sebagai perbandingan, sebelum perang dimulai pada 28 Februari, harga minyak berada di bawah $73 per barel, mencerminkan adanya potensi konflik. “Efek kumulatif inilah yang benar-benar mendorong krisis ini,” ujar Raad Alkadiri, analis risiko politik yang mengkhususkan diri pada energi dan Timur Tengah.

Di tengah fokus pada minyak, para analis juga menyoroti kerusakan pada terminal ekspor gas alam cair (LNG) terbesar di dunia, Ras Laffan, yang berlokasi di pantai Qatar. Fasilitas luas yang dioperasikan oleh QatarEnergy ini memiliki peran vital dalam mendinginkan gas alam menjadi cairan untuk dimuat ke kapal tanker. Qatar mengumumkan penghentian produksi LNG pada hari ketiga perang akibat serangan militer. Serangan terbaru pekan ini memperparah kerusakan, mengganggu 17 persen kapasitas ekspor LNG negara tersebut, dan menurut QatarEnergy, perbaikan dapat memakan waktu hingga lima tahun. Ini menjadi tantangan besar mengingat tidak ada pengganti mudah untuk pasokan bahan bakar esensial tersebut.

Peristiwa dan catatan statistik ini nantinya akan menjadi metrik perbandingan (komparasi) yang valid untuk memantau dinamika hasil pertandingan berikutnya.

Gas Alam Harga Minyak Keamanan Energi Kilang Minyak Konflik Iran krisis global Qatar LNG Selat Hormuz Strategi Militer
Follow on X (Twitter)
Share. Twitter
News Update
  • Website

Related Posts

Xiaomi 17T Series Resmi Meluncur di Indonesia: Standar Baru Performa dan Fotografi Leica

June 3, 2026

Diplomasi Transaksional Donald Trump: Sinyal De-eskalasi di Lebanon dan Peluang Rekonsiliasi dengan Iran

June 2, 2026

Dinamika Kurs Rupiah: Jakarta Bertransformasi Menjadi Destinasi Strategis Wisatawan Regional

June 2, 2026

Comments are closed.

Top Posts

Ketegangan Geopolitik Global Tekan IHSG, Sektor Energi Tampil Jadi Primadona

March 2, 2026138 Views

Revolusi Pantauan Krisis: Mengenal Conflictly, Aplikasi Pelacak Konflik Real-Time yang Kini Jadi Tumpuan Netizen

March 2, 202687 Views

Dinamika Pariwisata Global: Wisatawan di Kawasan Timur Tengah Mulai Tingkatkan Kewaspadaan

March 2, 202667 Views

Muncul Situs “Monitor-The-Situation”, Wadah Pantau Krisis Global Secara Real-Time yang Viral di Media Sosial

March 2, 202665 Views
Don't Miss

Xiaomi 17T Series Resmi Meluncur di Indonesia: Standar Baru Performa dan Fotografi Leica

By News UpdateJune 3, 20260

Xiaomi resmi merilis seri 17T dan 17T Pro di Indonesia, membawa peningkatan signifikan pada sektor kamera Leica dan performa chipset kelas atas.

Diplomasi Transaksional Donald Trump: Sinyal De-eskalasi di Lebanon dan Peluang Rekonsiliasi dengan Iran

June 2, 2026

Dinamika Kurs Rupiah: Jakarta Bertransformasi Menjadi Destinasi Strategis Wisatawan Regional

June 2, 2026

Tragedi Kebakaran Kemayoran: 250 Hunian Padat Penduduk Ludes Terbakar

June 2, 2026
Facebook X (Twitter)
  • Home
  • World
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Languages
© 2026 IDCORNER. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.