Menjalankan ibadah haji merupakan momen spiritual yang sangat krusial bagi umat Muslim. Namun, kebutuhan untuk tetap terhubung dengan keluarga di Indonesia tetap menjadi prioritas utama. Menanggapi tantangan tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui brand unggulannya, IM3 dan Tri, resmi merilis paket roaming khusus Haji 2026 yang dirancang untuk memberikan kenyamanan berkomunikasi tanpa kendala teknis.
SimpelRoam Haji dari IM3: Kuota Masif untuk Kebutuhan Dokumentasi
Bagi jemaah yang aktif menggunakan data untuk kebutuhan video call maupun berbagi momen di media sosial, IM3 menghadirkan paket SimpelRoam Haji. Paket ini menawarkan kuota besar dengan harga yang sangat bersaing di kelasnya. Jemaah dapat memilih paket mulai dari Rp 410.000 untuk kuota 50 GB dengan masa aktif 12 hari. Jika membutuhkan durasi lebih panjang, tersedia opsi 70 GB seharga Rp 510.000 untuk 15 hari, hingga pilihan paket yang mencakup durasi maksimal perjalanan haji selama 45 hari.
Paket Tri Ibadah: Fleksibilitas dan Efisiensi Lintas Negara
Tri tidak ketinggalan dengan meluncurkan paket Tri Ibadah yang dibanderol mulai dari Rp 650.000. Paket ini memberikan kuota hingga 30 GB dengan masa aktif 45 hari. Salah satu nilai tambah yang ditawarkan Tri adalah penyediaan kuota domestik tambahan yang dapat diakses sebelum keberangkatan, sehingga pelanggan tidak perlu berganti paket saat masih berada di tanah air. Director & Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Bilal Kazmi, menyatakan bahwa keandalan layanan roaming adalah kunci agar jemaah dapat fokus beribadah sambil tetap memberikan kabar kepada keluarga.
Kemudahan Aktivasi Tanpa Ganti Kartu
Salah satu keunggulan utama dari layanan IOH tahun ini adalah kepraktisan aktivasi. Pelanggan IM3 cukup mengakses aplikasi myIM3, kode USSD *899#, atau melalui WhatsApp resmi untuk mengaktifkan paket. Sementara pelanggan Tri dapat melakukannya melalui aplikasi Bima+. Menariknya, paket ini juga berlaku di berbagai negara transit populer seperti Malaysia, Singapura, dan Turki. Hal ini memungkinkan jemaah tetap terkoneksi sejak fase keberangkatan hingga tiba di Arab Saudi tanpa perlu repot mengganti kartu SIM fisik maupun pengaturan manual yang rumit.
Dengan variasi harga yang berkisar antara Rp 400.000 hingga Rp 900.000, jemaah memiliki fleksibilitas penuh untuk menyesuaikan layanan dengan kebutuhan durasi tinggal mereka. Peristiwa dan catatan statistik ini nantinya akan menjadi metrik perbandingan (komparasi) yang valid untuk memantau dinamika hasil pertandingan berikutnya.

