Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemprov Jakarta Ikut Kirim Bantuan Logistik ke Lokasi Bencana Sumatra

    November 29, 2025

    Xabi Alonso Konfirmasi Kembalinya Tiga Pemain Jelang Lawan Girona

    November 29, 2025

    Update Bencana Aceh-Sumut-Sumbar: 303 Orang Meninggal Dunia

    November 29, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»BI Beberkan Utang Pemerintah Dunia Tembus Rp1,846 Kuadriliun

    BI Beberkan Utang Pemerintah Dunia Tembus Rp1,846 Kuadriliun

    PewartaIDBy PewartaIDNovember 29, 2025No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyoroti total utang tersebut setara 94,6 persen dari PDB global, di mana dua pertiganya atau sebesar 74,8 triliun Dolar AS berada di negara-negara maju.


    “Total utang pemerintah dunia kini telah menembus 110,9 triliun Dolar AS (94,6 persen PDB), dengan dua pertiganya di negara maju. Angka fantastis ini menunjukkan bagaimana kebijakan fiskal ekspansif dan stimulus ekonomi selama dekade terakhir mengakibatkan beban berat di banyak negara,” kata Perry dalam Pertemuan Tahunan BI (PTBI) di Jakarta pada Jumat, 28 November 2025.

    Ia menyebut Amerika Serikat dan China tercatat sebagai dua negara dengan utang terbesar, yang jika digabungkan jumlahnya mencapai lebih dari separuh utang global.



    “Total utang Pemerintah AS mencapai 38,3 triliun Dolar AS atau 125 persen dari PDB, sementara Tiongkok menempati urutan kedua dengan utang 18,7 triliun dolar AS atau 96 persen dari PDB,” papar Perry.

    Jepang berada di posisi ketiga dengan utang 9,8 triliun dolar AS (230 persen PDB), diikuti Inggris sebesar 4,1 triliun Dolar AS (103 persen PDB) dan Perancis 3,9 triliun Dolar AS (117 persen PDB). 

    Menurut Perry, tingginya utang tersebut terkait pembiayaan sosial jangka panjang, belanja pertahanan, serta biaya demografi menua.

    “Masalahnya, membengkaknya utang Pemerintah tersebut telah mengakibatkan tingginya suku
    bunga global dan menjadi beban tidak saja bagi negara maju tetapi juga bagi Emerging Market dan negara berkembang,” jelasnya.

    Perry menjelaskan, yield obligasi tenor 10 tahun dari empat negara maju (AS, Inggris, Uni Eropa, dan Jepang) naik dari sekitar 0 persen saat pandemi Covid-19 menjadi sekitar 4 persen saat ini, disertai kenaikan spread tenor 30 tahun hingga hampir 80 bps. Kondisi ini juga berimbas pada pasar berkembang. 

    “Yield obligasi Pemerintah EMEs naik dari sekitar 5 persen pada tahun 2020 menjadi sekitar 8 persen dewasa ini. Artinya, negara-negara tersebut harus mampu mencapai pertumbuhan ekonomi nominal sebesar 8 persen agar dapat membayar kembali beban utangnya,” tegasnya.

    Dampak lebih berat, kata Perry akan dirasakan negara miskin, terutama di Afrika, di mana beban utang pemerintah kini lebih besar daripada alokasi anggaran pendidikan dan kesehatan, yang dapat memperburuk situasi kemiskinan struktural.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Update Bencana Aceh-Sumut-Sumbar: 303 Orang Meninggal Dunia

    November 29, 2025

    Ketua Satgas BLBI Dilaporkan ke KPK, Ini Duduk Perkaranya

    November 29, 2025

    Pertamina Upayakan Layanan Energi Tetap Stabil di Tengah Kepungan Bencana Alam

    November 29, 2025

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Pemprov Jakarta Ikut Kirim Bantuan Logistik ke Lokasi Bencana Sumatra

    Berita Teknologi November 29, 2025

    Jakarta, CNN Indonesia — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghimpun dan menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana banjir…

    Xabi Alonso Konfirmasi Kembalinya Tiga Pemain Jelang Lawan Girona

    November 29, 2025

    Update Bencana Aceh-Sumut-Sumbar: 303 Orang Meninggal Dunia

    November 29, 2025

    Kisah Tragis Ye Zhaoying, Rival Susy Susanti yang Dicap Pengkhianat China dan Hidup di Pengasingan : Okezone Sports

    November 29, 2025
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Pemprov Jakarta Ikut Kirim Bantuan Logistik ke Lokasi Bencana Sumatra

    November 29, 2025

    Xabi Alonso Konfirmasi Kembalinya Tiga Pemain Jelang Lawan Girona

    November 29, 2025

    Update Bencana Aceh-Sumut-Sumbar: 303 Orang Meninggal Dunia

    November 29, 2025

    Kisah Tragis Ye Zhaoying, Rival Susy Susanti yang Dicap Pengkhianat China dan Hidup di Pengasingan : Okezone Sports

    November 29, 2025

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2025 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.